Kita semua tahu bahwa Indonesia memiliki peta jalan menuju Indonesia Emas 2045, dan untuk mencapainya, diperlukan dukungan infrastruktur yang kuat dan transportasi yang terjangkau. Masyarakat di daerah terpencil membutuhkan akses transportasi yang memadai untuk meraih peluang ekonomi, sementara jalan yang rusak akan terus menghambat pertumbuhan ekonomi. Jika pemerintah benar-benar berkomitmen untuk meraih Indonesia Emas, maka kebijakan yang diambil harus memprioritaskan sektor yang paling berdampak pada kesejahteraan rakyat, bukan kegiatan yang terkesan bersifat simbolis dan pemborosan.

Kesimpulan: Retreat yang Tidak Relevan di Tengah Krisis Anggaran

Di tengah gencarnya efisiensi anggaran, pengadaan retreat untuk kepala daerah terpilih bukanlah keputusan yang tepat. Pemerintah harus fokus pada pemenuhan kebutuhan dasar rakyat yang lebih mendesak, seperti infrastruktur yang memadai dan transportasi umum yang terjangkau. Retreat, meskipun penting, seharusnya bisa dilakukan dengan cara yang lebih hemat dan efisien, tanpa membebani anggaran yang sudah sangat terbatas. Efisiensi anggaran seharusnya tidak hanya terlihat di permukaan, tetapi harus mencakup pengelolaan anggaran yang berpihak pada kepentingan rakyat dan kemajuan bangsa.(Sigit Nugroho, ST)