finnews.id – Pembalap Honda, Joan Mir, kembali mengalami akhir pekan pahit usai crash dalam balapan utama MotoGP Prancis 2026 di Sirkuit Le Mans. Insiden tersebut membuat mantan juara dunia MotoGP itu harus mendapatkan jahitan pada tangan kanannya akibat luka sobek setelah terjatuh cukup keras.
Balapan di MotoGP Prancis 2026 sebenarnya sempat berjalan menjanjikan bagi Mir. Rider Honda itu tampil kompetitif sejak awal akhir pekan dengan berhasil mengamankan posisi start ketujuh dan finis keenam pada sprint race hari Sabtu.
Pada balapan utama hari Minggu, Mir kembali berada dalam jalur positif. Ia sempat bertahan di posisi keenam dan berpeluang besar membawa pulang hasil terbaiknya musim ini. Namun semuanya berubah pada lap ke-20 dari total 27 putaran ketika ia kehilangan kendali motor dan terjatuh.
Tangan Kanan Joan Mir Sampai Harus Dijahit
Akibat crash tersebut, Honda sampai membatalkan seluruh agenda media Joan Mir setelah balapan selesai. Tim kemudian mengonfirmasi bahwa pembalap asal Spanyol itu mengalami luka sobek pada tangan kanan dan membutuhkan jahitan.
Mir mengaku kecelakaan itu terasa sangat tidak terduga. Menurutnya, masalah muncul setelah ia berhasil melewati pembalap Yamaha, Fabio Quartararo.
Ia menjelaskan bahwa ban depan keras yang digunakan mulai kehilangan temperatur optimal setelah tidak lagi berada di belakang Quartararo. Kondisi itu membuat grip depan motor menurun drastis.
“Ini akhir yang mengecewakan setelah akhir pekan yang sebenarnya cukup kuat buat kami. Crash ini sangat tidak terduga,” ujar Mir.
Ia menambahkan bahwa dirinya berusaha memaksa ban depan kembali mencapai suhu ideal dengan melakukan pengereman lebih agresif. Namun upaya itu justru berakhir petaka.
“Setelah menyalip Fabio, ban depan mulai semakin dingin. Saya mencoba menyerang lebih keras saat pengereman untuk menaikkan temperatur, tapi bagian depan motor langsung hilang grip,” katanya.
Joan Mir Soroti Masalah Motor Honda
Crash tersebut tergolong cukup keras. Meski begitu, Mir memastikan kondisinya baik-baik saja dan tidak mengalami cedera serius selain luka pada tangan.
“Saya mengalami crash yang cukup keras dan tangan saya harus dijahit, tapi saya baik-baik saja. Itu yang paling penting,” lanjutnya.
Hasil buruk di Le Mans membuat nasib sial Joan Mir musim ini terus berlanjut. Dari lima seri awal MotoGP 2026, ia baru sekali melihat garis finis pada balapan hari Minggu. MotoGP Prancis menjadi DNF keempatnya musim ini.
Mir juga kembali menyinggung karakter motor Honda yang menurutnya masih sangat sulit dikendalikan di batas maksimal. Ia menilai perbedaan antara melaju cepat dan crash masih terlalu tipis.
“Kami harus terus bekerja agar bisa membalap dengan margin yang lebih aman. Dengan motor ini, batas antara crash dan tidak crash sangat tipis,” ucap Mir.
Situasi tersebut memperlihatkan bahwa Honda masih belum sepenuhnya keluar dari masalah konsistensi performa, meski beberapa peningkatan mulai terlihat pada musim 2026. Joan Mir sendiri sebenarnya mampu menunjukkan kecepatan kompetitif di Le Mans, tetapi lagi-lagi gagal mengubahnya menjadi hasil besar karena insiden di lintasan.