finnews.id – Aprilia sedang menikmati awal musim terbaik dalam sejarah mereka di MotoGP 2026. Pabrikan asal Noale itu sukses mendominasi persaingan dengan memenangi empat dari lima grand prix musim ini, bahkan mencetak sapu bersih podium pada balapan MotoGP Prancis di Le Mans.
Meski tampil luar biasa dan memimpin seluruh klasemen, mulai dari pembalap, tim, hingga konstruktor, Aprilia ternyata belum ingin menyebut RS-GP sebagai motor terbaik di grid MotoGP saat ini.
Manajer tim Aprilia Racing, Paolo Bonora, menegaskan bahwa timnya belum mencapai apa pun meski performa mereka sejauh ini terlihat sangat dominan.
Aprilia Pilih Tetap Rendah Hati
Dalam wawancaranya usai balapan Le Mans, Bonora menolak memberi label RS-GP sebagai motor terbaik MotoGP 2026.
Ia mengatakan bahwa Aprilia masih fokus penuh mengejar target utama mereka, yaitu gelar juara dunia di akhir musim. Menurutnya, terlalu cepat memasang ekspektasi besar justru bisa menjadi bumerang bagi tim dan para pembalap.
Bonora menjelaskan bahwa setiap akhir pekan balapan, Aprilia selalu mengingatkan para rider untuk tetap bekerja dengan pendekatan yang sama seperti seri sebelumnya. Ia juga menekankan bahwa tim belum memenangkan apa pun meski hasil awal musim terlihat sangat impresif.
Pendekatan itu terlihat jelas dari cara Aprilia menjaga stabilitas performa sepanjang musim. Mereka tidak ingin terlena hanya karena berhasil mendominasi beberapa seri awal.
Dominasi Aprilia di MotoGP 2026
Musim ini menjadi salah satu periode paling kuat dalam sejarah Aprilia di kelas premier. Selain memenangkan empat grand prix dari lima seri pembuka, mereka juga menjadi satu-satunya pabrikan yang selalu naik podium di setiap grand prix musim ini.
Pada Sprint Race, Aprilia juga tampil sangat kompetitif. Jorge Martin sukses meraih dua kemenangan sprint, menyamai catatan Ducati yang juga meraih dua kemenangan lewat Marc Marquez.
Satu kemenangan sprint lainnya menjadi milik KTM melalui Pedro Acosta di Thailand.
Puncak dominasi Aprilia terjadi di Le Mans saat mereka mengunci seluruh posisi podium. Hasil itu menjadi pertama kalinya Aprilia mencetak podium lockout di kelas utama MotoGP.