Home Sports Aprilia Belum Mau Klaim Jadi Raja MotoGP Meski Sapu Bersih Podium Le Mans
Sports

Aprilia Belum Mau Klaim Jadi Raja MotoGP Meski Sapu Bersih Podium Le Mans

Bagikan
Marco Bezzecchi, Image: @marcobez72 / Instagram
Bagikan

Jorge Martin Jadi Sorotan di Le Mans

Meski Aprilia tampil kuat secara keseluruhan, performa Jorge Martin menjadi sorotan utama di MotoGP Prancis.

Pembalap asal Spanyol itu tampil luar biasa setelah memulai balapan dari posisi ketujuh. Dalam 10 lap terakhir, Martin mampu memangkas jarak lebih dari dua detik dari rekan setimnya, Marco Bezzecchi, sebelum akhirnya merebut kemenangan pertamanya bersama Aprilia di grand prix.

Bonora mengungkapkan bahwa peningkatan performa Martin datang setelah tes Jerez. Aprilia menemukan posisi berkendara yang lebih nyaman untuk sang pembalap, sekaligus melakukan beberapa penyesuaian setup dan elektronik motor.

Menurut Bonora, postur tubuh dan gaya balap Martin memang membutuhkan pendekatan berbeda dibanding Bezzecchi. Karena itu, Aprilia mencoba menyesuaikan RS-GP agar benar-benar cocok dengan karakter Martin.

Hasilnya langsung terlihat di Le Mans, ketika Martin tampil jauh lebih percaya diri dan agresif sepanjang balapan.

Marco Bezzecchi Masih Pimpin Klasemen

Meski kalah cepat dari Martin di Le Mans, Marco Bezzecchi masih memimpin klasemen sementara MotoGP 2026 dengan selisih satu poin menuju seri Barcelona pada 15–17 Mei.

Bonora mengakui Bezzecchi kesulitan menemukan feeling terbaik sepanjang akhir pekan di Le Mans, terutama pada area perubahan arah dan stabilitas motor di trek lurus panjang.

Aprilia sebenarnya terus mencoba mencari solusi sejak sesi latihan bebas hari Jumat. Namun menurut Bonora, Martin akhirnya menemukan kombinasi setup yang sedikit lebih baik dibanding rekan setimnya.

Faktor kepercayaan diri juga disebut menjadi pembeda utama dalam balapan tersebut.

Aprilia Belum Ingin Terlena

Dominasi Aprilia memang mulai memunculkan anggapan bahwa RS-GP kini menjadi motor terbaik MotoGP. Namun di internal tim, mereka justru memilih menjaga fokus dan tidak ingin terlalu cepat puas.

Sikap itu menunjukkan bahwa Aprilia memahami persaingan MotoGP bisa berubah sangat cepat. Ducati, KTM, hingga pabrikan Jepang masih terus melakukan pengembangan dan berpotensi bangkit kapan saja sepanjang musim.

Karena itu, Aprilia lebih memilih menjaga konsistensi performa dibanding sibuk memikirkan label motor terbaik.

Bagikan
Artikel Terkait
Kondisi Marq Marquez
Sports

Marc Marquez Akhirnya Buka Suara Usai Operasi Ganda dan Crash Horor di Le Mans

Ducati Prioritaskan Kondisi Marc Marquez Pihak Ducati memastikan operasi bahu dan kaki...

Sports

Disalip Fabio Di Giannantonio di Tikungan Terakhir, Pedro Acosta Janji Balas Dendam

Fabio Di Giannantonio Akui Harus Berimprovisasi Di sisi lain, Fabio Di Giannantonio...

Sports

Ai Ogura Pecah Kutukan 14 Tahun Jepang di MotoGP Le Mans

Kualifikasi Masih Jadi Kelemahan Ogura Meski tampil luar biasa saat balapan, Ogura...

Fenomena bintang Mobile Legends: Bang Bang (MLBB), Kairi "Kairi" Rayosdelsol, kini melampaui batas layar smartphone.
Musik dan FilmSportsViral

Bukan Sekadar Game! Film Debut ‘Nobody Loves Kay’ Ungkap Perjuangan Berdarah-darah Kairi Jadi Raja Esports Dunia!

Proyek ambisius ini tidak main-main dalam urusan produksinya. Kursi sutradara ditempati oleh...