finnews.id – Pembalap muda Jepang, Ai Ogura, akhirnya menorehkan sejarah besar di MotoGP Prancis 2026 setelah sukses meraih podium perdananya di Sirkuit Le Mans. Hasil tersebut bukan sekadar pencapaian pribadi, tetapi juga mengakhiri penantian panjang Jepang yang sudah berlangsung selama 14 tahun tanpa podium di kelas utama MotoGP.
Balapan di Le Mans menjadi momen luar biasa bagi Trackhouse Racing MotoGP dan Aprilia. Tim satelit Aprilia itu berhasil menempatkan Ogura di posisi tiga besar setelah tampil konsisten sepanjang balapan.
Jepang Akhirnya Kembali ke Podium MotoGP
MotoGP memiliki sejarah panjang dengan Jepang. Negara tersebut pernah melahirkan banyak pembalap hebat dan mendominasi era tertentu bersama pabrikan seperti Honda dan Yamaha.
Namun dalam lebih dari satu dekade terakhir, pembalap Jepang kesulitan bersaing di papan atas kelas premier.
Sebelum Ogura, pembalap Jepang terakhir yang naik podium MotoGP adalah Katsuyuki Nakasuga pada MotoGP Valencia 2012 dalam balapan basah yang penuh kekacauan. Bahkan untuk podium di lintasan kering, Jepang terakhir kali merasakannya lewat Shinya Nakano saat finis kedua di Assen tahun 2006.
Karena itu, podium Ogura di Le Mans langsung dianggap sebagai tonggak penting bagi kebangkitan pembalap Jepang di MotoGP modern.
Ai Ogura Tampil Konsisten Sepanjang Balapan
Ogura memulai balapan dari posisi yang tidak terlalu ideal setelah hanya mampu berada di barisan ketiga grid старт. Namun sejak awal lomba, ia menunjukkan ritme yang sangat kompetitif.
Pembalap Jepang itu perlahan menyalip rival-rivalnya dan menjaga kecepatan stabil hingga lap-lap akhir. Catatan pace miliknya bahkan disebut sangat dekat dengan milik pemenang balapan, Jorge Martin.
Ogura juga mencatat rata-rata pace yang sedikit lebih cepat dibandingkan Marco Bezzecchi yang finis di posisi kedua.
Di garis finis, jarak Ogura dengan Martin hanya terpaut kurang dari satu detik. Hal itu menunjukkan bahwa pembalap rookie tersebut sebenarnya memiliki kecepatan untuk bertarung memperebutkan kemenangan.