finnews.id – Bagi sebagian orang, kopi adalah teman setia untuk memulai hari. Namun bagi yang lain, kopi justru menjadi “penyelamat” saat harus begadang hingga malam. Menariknya, tubuh ternyata memberikan respons yang berbeda terhadap kopi tergantung waktu konsumsinya.
Hal ini tidak hanya berkaitan dengan rasa kantuk, tetapi juga dipengaruhi oleh jam biologis tubuh, hormon alami, hingga cara otak merespons kafein. Karena itu, secangkir kopi di pagi hari bisa memberi sensasi yang sangat berbeda dibanding kopi yang diminum malam hari.
Tubuh Memiliki Jam Biologis Alami
Tubuh manusia bekerja mengikuti ritme sirkadian, yaitu sistem biologis yang mengatur kapan tubuh merasa segar, lelah, mengantuk, hingga kapan hormon tertentu diproduksi.
Pada pagi hari, tubuh biasanya mulai meningkatkan hormon kortisol. Hormon ini membantu seseorang merasa lebih waspada secara alami setelah bangun tidur.
Karena itulah, kopi pagi sering terasa:
- lebih ringan di tubuh
- membantu fokus
- meningkatkan semangat beraktivitas
Namun saat malam hari, kondisi tubuh berubah. Produksi hormon melatonin mulai meningkat untuk mempersiapkan tubuh tidur. Ketika kopi diminum pada waktu ini, kafein bisa “mengganggu sinyal tidur” yang sedang dibangun tubuh.
Akibatnya, sebagian orang mengalami:
- sulit tidur
- tidur terasa dangkal
- sering terbangun di malam hari
- badan terasa lelah meski tidur cukup lama
Kenapa Kopi Malam Kadang Tidak Langsung Membuat Melek?
Ada orang yang merasa tetap bisa tidur setelah minum kopi malam. Namun ini tidak selalu berarti tubuh benar-benar aman dari efek kafein.
Menurut berbagai penelitian tentang tidur dan kafein, efek kopi bisa tetap memengaruhi kualitas istirahat meski seseorang berhasil tertidur. Tidur mungkin tetap terjadi, tetapi fase tidur dalam bisa berkurang.
Akibatnya, keesokan pagi tubuh terasa:
- kurang segar
- kepala berat
- fokus menurun
- mudah lelah
Karena itu, seseorang bisa merasa “tidur tetapi tidak benar-benar istirahat”.
Efek Kopi Pagi Biasanya Lebih Stabil
Saat diminum di pagi atau siang hari, tubuh cenderung lebih mampu memproses kafein dengan baik. Inilah alasan mengapa kopi pagi sering dikaitkan dengan: