finnews.id – Jumlah wisatawan mancanegara yang datang ke Indonesia, menunjukkan tren sangat positif pada awal tahun 2026.
Berdasarkan data terbaru, kunjungan turis asing pada Maret 2026 mencapai sekitar 1,09 juta orang, meningkat lebih dari 10% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.
Jika dilihat secara keseluruhan, sepanjang Januari hingga Maret 2026, total kunjungan wisatawan asing telah menembus angka 3,44 juta.
Angka ini mengalami kenaikan sekitar 8,6% dibandingkan triwulan pertama tahun 2025, menandakan sektor pariwisata Indonesia terus pulih dan berkembang.
Negara Penyumbang Turis Terbesar
Dari sisi asal negara, wisatawan dari Malaysia masih menjadi penyumbang terbesar kunjungan ke Indonesia.
Jumlahnya mencapai lebih dari 186 ribu kunjungan, atau sekitar 17% dari total turis asing pada Maret 2026.
Di posisi berikutnya terdapat Australia dengan lebih dari 130 ribu kunjungan, disusul Singapura sekitar 102 ribu kunjungan.
Ketiga negara ini secara konsisten menjadi pasar utama bagi industri pariwisata Indonesia.
Wisatawan India Ikut Tumbuh
Selain negara utama tersebut, peningkatan juga terlihat dari wisatawan asal India.
Selama tiga bulan pertama 2026, jumlah kunjungan dari India mencapai lebih dari 157 ribu, mengalami kenaikan dibandingkan tahun sebelumnya.
Khusus pada Maret 2026, turis India tercatat sekitar 53 ribu kunjungan dengan rata-rata lama tinggal sekitar 7 hari.
Mayoritas wisatawan ini masuk melalui Bandara Ngurah Rai di Bali, yang tetap menjadi pintu masuk favorit turis internasional.
“Pada Maret 2026, total kunjungan wisatawan asal India ke Indonesia tercatat sejumlah 53,80 ribu kunjungan, dan sebagian besar masuk melalui bandar udara Ngurah Rai, sebesar 42,46 ribu kunjungan atau 78,92% dari total wisatawan asal India yang masuk ke Indonesia,” ungkap Kepala BPS RI, Amalia Adininggar Widyasanti
Rata-rata wisatawan asing menghabiskan waktu sekitar 10,8 malam selama berada di Indonesia.
“Rata-rata pengeluaran wisman per kunjungan pada triwulan I 2026 mencapai USD 1.345,61 (sekitar Rp 23,4 juta), dengan rata-rata lama tinggal 10,84 malam,” ucapnya.
Lonjakan Wisatawan Nusantara
Tidak hanya turis asing, perjalanan wisatawan domestik juga mengalami peningkatan tajam.
Sepanjang Januari hingga Maret 2026, jumlah perjalanan wisatawan nusantara mencapai lebih dari 319 juta perjalanan, naik lebih dari 13% dibandingkan tahun sebelumnya.
Lonjakan ini terutama dipengaruhi oleh momentum Hari Raya Idulfitri 2026, yang mendorong mobilitas masyarakat secara besar-besaran, baik untuk mudik maupun berwisata.
Peningkatan jumlah kunjungan ini menjadi indikasi kuat, bahwa Indonesia masih menjadi destinasi yang diminati wisatawan global.
Kepercayaan terhadap sektor pariwisata nasional dinilai tetap terjaga, didukung oleh berbagai destinasi unggulan seperti Bali dan daerah wisata lainnya.