Home Market Cerebras Incar Valuasi $26,6 Miliar dalam IPO, Siap Tantang Dominasi Nvidia
Market

Cerebras Incar Valuasi $26,6 Miliar dalam IPO, Siap Tantang Dominasi Nvidia

Bagikan
Cerebras targetkan valuasi $26,6 miliar dalam IPO AS.
Bagikan

finnews.id – Persaingan di sektor kecerdasan buatan (AI) semakin memanas. Cerebras, perusahaan teknologi asal Sunnyvale, California, kini membidik valuasi hingga $26,62 miliar dalam penawaran umum perdana (IPO) di Amerika Serikat.

Langkah besar ini mereka ambil seiring dengan meningkatnya kebutuhan global akan infrastruktur AI dan tingginya minat investor terhadap sektor semikonduktor.

Cerebras berencana menjual 28 juta saham dengan rentang harga antara $115 hingga $125 per lembar. Melalui aksi korporasi ini, mereka menargetkan perolehan dana segar hingga $3,50 miliar. Ini merupakan upaya kedua perusahaan untuk go public setelah sempat menarik pengajuan IPO mereka pada Oktober lalu.

Inovasi Chip Skala Wafer sebagai Kekuatan Utama

Cerebras membangun reputasi melalui chip mesin skala wafer yang mereka rancang khusus untuk mempercepat pelatihan serta inferensi model AI berskala besar. Teknologi ini menempatkan mereka dalam persaingan sengit dengan Nvidia serta berbagai pemain perangkat keras AI lainnya.

“Dengan menggabungkan daya komputasi dan memori yang besar ke dalam satu keping silikon dan mengintegrasikannya ke dalam sistem dan tumpukan perangkat lunak yang dirancang khusus, kami memberikan kecepatan AI yang luar biasa bagi pelanggan di lokasi dan melalui cloud,” klaim pihak Cerebras dalam keterangan resminya.

Perusahaan ini terbukti memiliki dukungan kuat dari investor kelas kakap. Awal tahun ini, mereka berhasil mengumpulkan $1 miliar dalam pendanaan tahap akhir dengan valuasi mencapai $23 miliar.

Nama-nama besar seperti Tiger Global, AMD, Benchmark, Fidelity Management, hingga Altimeter dan Coatue turut menanamkan modal di sana. Selain itu, mereka juga telah mengantongi kesepakatan multi-tahun dengan OpenAI senilai lebih dari $20 miliar.

Menguji Selera Investor Terhadap Infrastruktur AI

Lukas Muehlbauer, Asisten Riset IPOX, menyebutkan bahwa meskipun Nvidia saat ini memegang kendali pasar untuk infrastruktur pelatihan dan inferensi, masih ada ruang bagi pemain spesialis.

“Nvidia tetap dominan sebagai pemimpin pasar untuk inferensi AI serta infrastruktur pelatihan, namun, Cerebras menawarkan gagasan bahwa ada ruang bagi perusahaan chip spesialis jika mereka dapat menawarkan kecepatan atau keunggulan biaya yang jelas,” ujar Lukas.

Bagi pasar IPO, langkah ini menjadi ujian penting. Investor kini sedang mengukur seberapa besar antusiasme publik terhadap perusahaan yang fokus langsung pada pembangunan infrastruktur AI. Lukas menambahkan bahwa timing menjadi sangat krusial, terutama dengan adanya rencana go public SpaceX milik Elon Musk yang diprediksi akan menyedot perhatian dan modal pasar dalam jumlah besar.

Bagikan
Artikel Terkait
Market

GameStop Tawar eBay Senilai $56 Miliar, Investor Ragu Kesepakatan Bakal Terwujud

finnews.id – Langkah mengejutkan datang dari pasar modal Amerika Serikat. CEO GameStop,...

Komisi ojol dipangkas jadi 8%. Analis sebut laba Grab dan GoTo terancam, pasar tunggu kepastian aturan.
Market

Pangkas Komisi Ojol Jadi 8 Persen, Grab & GoTo Tertekan? Analis Bongkar Dampaknya ke Laba

finnews.id – Kebijakan baru pemerintah yang memangkas komisi layanan ride-hailing langsung mengguncang...

Rangkuman perdagangan 4 Mei 2026: IHSG naik tipis ke 6.971, asing catat net buy Rp1,9 triliun.
Market

Rangkuman Perdagangan 4 Mei 2026: IHSG Menguat Tipis, Asing Borong Saham Ini!

finnews.id – Pergerakan pasar saham Indonesia pada awal pekan menunjukkan arah positif....

Market

KAI Logistik Sabet Penghargaan Indonesia Human Capital Awards 2026, Bukti Komitmen SDM dan K3

finnews.id – KAI Logistik meraih penghargaan dalam ajang Indonesia Human Capital Awards...