Home Market Kinerja CIMB Niaga Q1 2026 Moncer! Laba Tembus Rp2,3 Triliun, Transaksi Digital Makin Dominan
Market

Kinerja CIMB Niaga Q1 2026 Moncer! Laba Tembus Rp2,3 Triliun, Transaksi Digital Makin Dominan

Bagikan
Bagikan

finnews.id – Kinerja keuangan PT Bank CIMB Niaga Tbk (BNGA) pada kuartal I-2026 menunjukkan tren positif. Bank ini berhasil mencatatkan pertumbuhan laba yang solid, didorong oleh peningkatan pendapatan berbasis komisi (fee-based income).

Presiden Direktur Lani Darmawan mengungkapkan, laba sebelum pajak CIMB Niaga mencapai Rp2,3 triliun, naik 4,5 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Sementara itu, earning per share (EPS) tercatat sebesar Rp70,20.

“Kami memulai 2026 dengan fondasi kuat, didukung pertumbuhan fee-based income dan fundamental bisnis yang sehat,” ujar Lani.

Kredit Tumbuh, Kualitas Tetap Terjaga

Dari sisi penyaluran kredit, CIMB Niaga mencatat total pembiayaan sebesar Rp235,1 triliun atau tumbuh 2,2 persen secara tahunan (yoy).

Beberapa segmen yang mencatat pertumbuhan antara lain:

  • Kredit UMKM naik 1,2 persen
  • Kredit konsumer tumbuh 0,2 persen
  • Kredit Pemilikan Mobil (KPM) meningkat 4 persen

Menariknya, kualitas kredit tetap terjaga dengan rasio non-performing loan (NPL) berada di bawah rata-rata industri. Biaya kredit pun tetap rendah, di bawah 1 persen.

Dana Murah Melonjak, CASA Cetak Rekor

Di sisi pendanaan, CIMB Niaga berhasil menghimpun dana pihak ketiga (DPK) sebesar Rp260,1 triliun, naik 2,3 persen yoy.

Pertumbuhan ini didorong oleh peningkatan dana murah (CASA) yang melonjak 12,2 persen menjadi Rp192,3 triliun. Rasio CASA pun mencapai 73,9 persen, menjadi yang tertinggi dalam sejarah CIMB Niaga.

Permodalan Kuat, Likuiditas Aman

Untuk menjaga stabilitas bisnis, CIMB Niaga mencatat:

  • Loan to Deposit Ratio (LDR): 89,2 persen
  • Capital Adequacy Ratio (CAR): 25,3 persen

Angka ini menunjukkan kondisi likuiditas dan permodalan yang sangat solid untuk mendukung ekspansi ke depan.

90 Persen Transaksi Sudah Digital

Transformasi digital CIMB Niaga juga semakin kuat. Hingga kuartal I-2026, sebanyak 90,6 persen transaksi nasabah sudah dilakukan melalui kanal digital.

Langkah ini menegaskan strategi bank dalam meningkatkan efisiensi sekaligus memberikan kemudahan layanan bagi nasabah.

Fokus Pembiayaan Berkelanjutan

Tak hanya kinerja keuangan, CIMB Niaga juga agresif dalam pembiayaan berkelanjutan. Hingga kuartal I-2026, total pembiayaan berkelanjutan mencapai Rp60,2 triliun atau sekitar 26 persen dari total portofolio.

Bagikan
Written by
Gatot Wahyu

Gatot Wahyu adalah jurnalis senior yang telah berkecimpung di dunia pers sejak tahun 1990-an. Bergabung dengan Jaringan FIN CORP sejak 2014, ia memiliki spesialisasi dan wawasan mendalam dalam peliputan berita bidang politik, hukum, dan kriminal.

Artikel Terkait
Rangkuman perdagangan 4 Mei 2026: IHSG naik tipis ke 6.971, asing catat net buy Rp1,9 triliun.
Market

Rangkuman Perdagangan 4 Mei 2026: IHSG Menguat Tipis, Asing Borong Saham Ini!

finnews.id – Pergerakan pasar saham Indonesia pada awal pekan menunjukkan arah positif....

Market

KAI Logistik Sabet Penghargaan Indonesia Human Capital Awards 2026, Bukti Komitmen SDM dan K3

finnews.id – KAI Logistik meraih penghargaan dalam ajang Indonesia Human Capital Awards...

Market

Akhir Perjalanan Spirit Airlines !! 34 Tahun Mengudara, Kini Bangkrut dan Hentikan Operasi

finnews.id – Setelah lebih dari tiga dekade melayani penumpang, maskapai berbiaya rendah...

Market

Pemerintah Miliki Saham Ojol? Ini Fakta Terbaru dan Penjelasan Resmi Danantara

finnews.id – Isu pemerintah masuk ke bisnis ojek online (ojol) lewat investasi...