finnews.id – Kabar menggembirakan datang dari Kendal. Perusahaan manufaktur kemasan, PT Hoi Fu Paper Packaging, resmi membangun pabrik baru di Kawasan Ekonomi Khusus Kendal dengan nilai investasi fantastis mencapai Rp1,12 triliun.
Investasi besar ini diproyeksikan menjadi motor penggerak ekonomi daerah sekaligus membuka hingga 1.000 lapangan kerja, dengan sekitar 95 persen di antaranya untuk tenaga kerja lokal.
Penyerapan tenaga kerja akan dilakukan secara bertahap dalam tiga fase:
- 300 pekerja (tahap awal)
- 500 pekerja (tahap kedua)
- 200 pekerja (tahap akhir)
Sekretaris Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Susiwijono Moegiarso, menegaskan bahwa dampak investasi ini tidak hanya terbatas pada sektor industri.
“Industri ini juga berpotensi membuka lapangan kerja tidak langsung, terutama di sektor logistik dan UMKM,” ujarnya.
Masuknya investasi baru ini semakin memperkuat posisi KEK Kendal sebagai salah satu pusat pertumbuhan ekonomi nasional.
Hingga triwulan I 2026, kawasan ini telah mencatatkan:
- Total investasi: Rp101,93 triliun
- Serapan tenaga kerja: 117.941 orang
Capaian tersebut turut mendorong pertumbuhan ekonomi Kabupaten Kendal hingga 9 persen (yoy), serta menyumbang 24,33 persen terhadap PDRB daerah.
Di tengah dinamika global yang semakin kompleks, Presiden Prabowo Subianto disebut terus mendorong penguatan investasi sebagai kunci pertumbuhan ekonomi nasional.
“Pemerintah tidak hanya mendukung, tetapi juga aktif mengawal investasi agar memberikan dampak maksimal,” jelas Susiwijono.
Dari sisi efisiensi, Kabupaten Kendal mencatat angka ICOR sebesar 3,92, yang menunjukkan bahwa investasi yang masuk mampu menghasilkan output ekonomi secara optimal.
Tak heran jika Kendal kini menjadi daerah dengan realisasi investasi tertinggi di Jawa Tengah.
Melihat tingginya minat investor, KEK Kendal kini bersiap melakukan ekspansi besar-besaran hingga 1.000 hektare. Langkah ini diambil karena tingkat pemanfaatan lahan yang sudah hampir mencapai 100 persen.
Pemerintah juga berkomitmen memberikan berbagai insentif untuk menarik lebih banyak investor ke kawasan ini.