Home Market Harga Emas Antam Terus Melorot ke Rp2,76 Juta per Gram, Buyback Ikut Melemah Rp2,54 Juta
Market

Harga Emas Antam Terus Melorot ke Rp2,76 Juta per Gram, Buyback Ikut Melemah Rp2,54 Juta

Bagikan
Emas Antam
Bagikan

finnews.id – Harga emas batangan produksi PT Aneka Tambang Tbk (Antam) kembali mengalami penurunan pada perdagangan Kamis (30/4/2026). Berdasarkan data resmi dari laman Logam Mulia, harga emas Antam turun Rp15.000 menjadi Rp2.769.000 per gram dari sebelumnya Rp2.784.000.

Penurunan ini juga diikuti oleh harga pembelian kembali (buyback) yang kini berada di level Rp2.549.000 per gram.

Harga emas diketahui bersifat fluktuatif dan dapat berubah sewaktu-waktu mengikuti pergerakan pasar global serta nilai tukar.

Rincian Harga Emas Antam Terbaru

Berikut daftar harga emas Antam berdasarkan pecahan:

  • 0,5 gram: Rp1.434.500
  • 1 gram: Rp2.769.000
  • 2 gram: Rp5.478.000
  • 3 gram: Rp8.192.000
  • 5 gram: Rp13.620.000
  • 10 gram: Rp27.185.000
  • 25 gram: Rp67.837.000
  • 50 gram: Rp135.595.000
  • 100 gram: Rp271.112.000
  • 250 gram: Rp677.515.000
  • 500 gram: Rp1.354.820.000
  • 1.000 gram (1 kg): Rp2.709.600.000

Pajak Jual dan Buyback Emas Antam

Mengacu pada PMK Nomor 34/PMK.10/2017, setiap transaksi emas batangan dikenakan pajak sebagai berikut:

  • Pajak Penjualan (Buyback)
  • 1,5% untuk pemilik NPWP
  • 3% untuk non-NPWP

Pajak ini berlaku untuk penjualan kembali emas dengan nilai di atas Rp10 juta dan langsung dipotong dari total nilai buyback.

Pajak Pembelian Emas

  • 0,45% untuk pemilik NPWP
  • 0,9% untuk non-NPWP

Setiap transaksi pembelian emas batangan akan disertai bukti potong pajak PPh 22.

Tren Harga Emas Masih Berfluktuasi

Penurunan harga emas Antam hari ini menjadi perhatian investor, terutama bagi yang menjadikan emas sebagai instrumen lindung nilai (safe haven). Meski turun, emas tetap menjadi pilihan investasi jangka panjang yang relatif stabil di tengah ketidakpastian ekonomi global.

Investor disarankan untuk terus memantau pergerakan harga dan mempertimbangkan momentum terbaik untuk membeli atau menjual emas.

Bagikan
Written by
Gatot Wahyu

Gatot Wahyu adalah jurnalis senior yang telah berkecimpung di dunia pers sejak tahun 1990-an. Bergabung dengan Jaringan FIN CORP sejak 2014, ia memiliki spesialisasi dan wawasan mendalam dalam peliputan berita bidang politik, hukum, dan kriminal.

Artikel Terkait
Market

LPPOM: Rantai Pasok Halal Harus Dimulai dari Hulu, Toko Bahan Baku Wajib Bersertifikat Halal

finnews.id – Penguatan ekosistem halal nasional tidak cukup hanya di hilir. LPPOM...

Market

BI Luncurkan QRIS Indonesia-China, Dorong Ekonomi Digital Makin Kuat dan Mendunia

finnews.id – Bank Indonesia resmi meluncurkan Pusat Inovasi Digital Indonesia (PIDI) sekaligus...

Saham BBRI turun 16% YTD, BRI tegaskan penyebabnya faktor global, bukan fundamental perusahaan.
Market

Saham BBRI Anjlok 16% YTD, BRI Buka Suara: Bukan Karena Kinerja, Ini Biang Keroknya!

finnews.id – Kinerja saham PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk atau BBRI...

Holding ultra mikro BRI dorong lonjakan laba dan inklusi keuangan lewat sinergi Pegadaian dan PNM.
Market

Strategi Ultra Mikro BRI Meledak! Pegadaian dan PNM Jadi Mesin Laba Baru

finnews.id — PT Bank Rakyat Indonesia Tbk atau BRI [idx: BBRI]  semakin...