Home Market LPPOM: Rantai Pasok Halal Harus Dimulai dari Hulu, Toko Bahan Baku Wajib Bersertifikat Halal
Market

LPPOM: Rantai Pasok Halal Harus Dimulai dari Hulu, Toko Bahan Baku Wajib Bersertifikat Halal

Bagikan
Bagikan

finnews.id – Penguatan ekosistem halal nasional tidak cukup hanya di hilir. LPPOM MUI menegaskan bahwa rantai pasok halal harus dimulai dari hulu, terutama melalui keberadaan toko bahan baku bersertifikat halal.

Direktur Utama LPPOM, Muti Arintawati, menyampaikan bahwa langkah ini menjadi kunci penting dalam mendorong usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) agar lebih berkembang dan mampu bersaing.

“Pemberdayaan UMKM bukan sekadar soal sertifikat halal, tetapi bagaimana pelaku usaha benar-benar siap naik kelas,” ujar Muti dalam acara Festival Syawal 2026 yang digelar di Jakarta.

Mengusung tema “Toko Bahan Baku Halal: Langkah Awal Menuju UMKM Tangguh”, Festival Syawal tahun ini menyoroti pentingnya peran toko bahan baku dalam menjamin kehalalan produk sejak awal produksi.

Menurut Muti, banyak pelaku UMKM sebenarnya memiliki keinginan besar untuk mendapatkan sertifikasi halal. Namun, mereka kerap menghadapi kendala utama: sulitnya memperoleh bahan baku yang benar-benar terjamin kehalalannya.

Masalah Nyata di Lapangan

Dalam praktiknya, berbagai pelaku usaha masih menghadapi ketidakpastian bahan baku:

Pedagang bakso sering ragu dengan kehalalan daging di pasar tradisional, terutama terkait proses penyembelihan
Penjual makanan menggunakan bumbu curah tanpa label yang tidak jelas status halalnya
Pelaku usaha roti dan kue kesulitan menemukan bahan bersertifikat halal dalam kemasan kecil

Kondisi ini menunjukkan bahwa toko bahan baku halal masih menjadi “mata rantai yang hilang” dalam ekosistem halal Indonesia.

Pemerintah sebenarnya telah mempertegas kewajiban sertifikasi halal melalui berbagai regulasi, seperti:

  • Peraturan Pemerintah Nomor 42 Tahun 2024
  • Keputusan Menteri Agama Nomor 718 Tahun 2021

Aturan ini tidak hanya berlaku untuk produk makanan dan minuman, tetapi juga mencakup jasa dan sektor ritel, termasuk toko bahan baku di pasar modern maupun tradisional.

Dorong Sertifikasi Toko Bahan Baku

Melalui Festival Syawal 2026, LPPOM mendorong percepatan sertifikasi halal bagi toko bahan baku sebagai solusi konkret untuk memperkuat rantai pasok halal dari hulu ke hilir.

Bagikan
Written by
Gatot Wahyu

Gatot Wahyu adalah jurnalis senior yang telah berkecimpung di dunia pers sejak tahun 1990-an. Bergabung dengan Jaringan FIN CORP sejak 2014, ia memiliki spesialisasi dan wawasan mendalam dalam peliputan berita bidang politik, hukum, dan kriminal.

Artikel Terkait
Market

Harga Emas Antam Terus Melorot ke Rp2,76 Juta per Gram, Buyback Ikut Melemah Rp2,54 Juta

finnews.id – Harga emas batangan produksi PT Aneka Tambang Tbk (Antam) kembali...

Market

BI Luncurkan QRIS Indonesia-China, Dorong Ekonomi Digital Makin Kuat dan Mendunia

finnews.id – Bank Indonesia resmi meluncurkan Pusat Inovasi Digital Indonesia (PIDI) sekaligus...

Saham BBRI turun 16% YTD, BRI tegaskan penyebabnya faktor global, bukan fundamental perusahaan.
Market

Saham BBRI Anjlok 16% YTD, BRI Buka Suara: Bukan Karena Kinerja, Ini Biang Keroknya!

finnews.id – Kinerja saham PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk atau BBRI...

Holding ultra mikro BRI dorong lonjakan laba dan inklusi keuangan lewat sinergi Pegadaian dan PNM.
Market

Strategi Ultra Mikro BRI Meledak! Pegadaian dan PNM Jadi Mesin Laba Baru

finnews.id — PT Bank Rakyat Indonesia Tbk atau BRI [idx: BBRI]  semakin...