Home Market Ringkasan Perdagangan 27 April 2026: IHSG Terkoreksi, Asing Lepas Rp2 Triliun Saat Saham Pilihan Masih Berpesta
Market

Ringkasan Perdagangan 27 April 2026: IHSG Terkoreksi, Asing Lepas Rp2 Triliun Saat Saham Pilihan Masih Berpesta

Bagikan
Ringkasan perdagangan 27 April 2026: IHSG melemah, asing net sell Rp2 triliun, namun sejumlah saham pilihan justru melesat tajam.
Ilustrasi - BEI
Bagikan

finnews.id – Ringkasan perdagangan 27 April 2026 menghadirkan cerita yang kontras di pasar modal domestik. Di satu sisi, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup melemah dan dana asing keluar besar-besaran. Namun di sisi lain, sejumlah saham pilihan justru melesat dan mencuri perhatian investor.

IHSG menutup perdagangan di level 7.106 atau turun 22,9 poin setara 0,32%. Tekanan jual terlihat mendominasi sejak sesi siang hingga penutupan, setelah indeks sempat menyentuh level tertinggi harian di 7.230 sebelum berbalik arah.

Pergerakan ini menandai pasar masih dibayangi aksi profit taking, terutama ketika investor asing mencatat jual bersih Rp2 triliun di seluruh pasar.

Meski indeks terkoreksi, aktivitas transaksi tetap solid. Nilai transaksi reguler tercatat Rp15,2 triliun, sementara pasar negosiasi mencapai Rp1,3 triliun. Total transaksi menyentuh Rp16,5 triliun, menandakan minat perdagangan tetap terjaga.

IHSG Melemah, Tapi Perburuan Saham Masih Panas

Koreksi indeks tidak otomatis membuat seluruh pasar suram. Justru beberapa saham tampil agresif dan memimpin daftar penguatan.

Di jajaran KOMPAS100, DSNG menjadi top gainer dengan lonjakan 9,09%. Di belakangnya, SMIL melesat 8,15%, AMMN naik 8,00%, BSDE menguat 6,71%, dan ARCI bertambah 5,66%.

Kinerja saham-saham ini menunjukkan investor masih selektif memburu peluang, terutama pada emiten yang dinilai punya katalis menarik di tengah volatilitas pasar.

Penguatan AMMN dan ARCI misalnya memperlihatkan saham berbasis sumber daya masih mendapat perhatian. Sementara BSDE masuk radar pasar saat sektor properti mulai dilirik kembali.

Artinya, meski indeks melemah, rotasi sektor masih berjalan dan peluang belum hilang.

Asing Keluar Rp2 Triliun, Big Banks Jadi Sasaran Jual

Sentimen yang paling menekan perdagangan hari ini datang dari aksi jual asing.

Investor asing mencatat net sell Rp2 triliun di seluruh pasar. Yang menarik, tekanan jual paling besar justru menghantam saham perbankan besar yang selama ini menjadi penopang utama IHSG.

Bagikan
Artikel Terkait
Market

Hadapi Ketidakpastian Ekonomi, CIMB Niaga Perkuat Ketahanan Lewat Stress Test

finnews.id – Industri perbankan nasional masih dibayangi ketidakpastian ekonomi global dan domestik....

PGAS catat laba kuartal I 2026 naik 46%, target harga saham dinaikkan ke Rp2.100 dan rekomendasi buy menguat di tengah spread gas tinggi.
Market

PGAS Bikin Kejutan! Laba Melonjak 46 Persen, Target Harga Naik ke Rp2.100, Sinyal Buy Menguat

finnews.id – Saham PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGAS) kembali mencuri perhatian...

Market

Rp2.500 Triliun Masih Menganggur! BI Bongkar Peluang Besar Kredit untuk Sektor Usaha

finnews.id – Bank Indonesia mengungkap potensi besar pembiayaan yang masih belum dimanfaatkan...

Reli saham chip dan optimisme AI dorong Bursa Asia cetak rekor baru, tapi rupiah masih loyo di tengah derasnya arus risk-on pasar global.
Market

Reli Chip Meledak! Bursa Asia Cetak Rekor, AI Jadi Bahan Bakar Baru, Tapi Rupiah Masih Tertekan

finnews.id – Reli saham Asia memasuki babak baru pada perdagangan Senin, 27...