Home News Ekonomi Indonesia Diprediksi Tumbuh 5,5 Persen di Awal 2026, Ini Faktor Pendorongnya
News

Ekonomi Indonesia Diprediksi Tumbuh 5,5 Persen di Awal 2026, Ini Faktor Pendorongnya

Bagikan
Ilustrasi Pertumbuhan Ekonomi
Bagikan

finnews.id – Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, memproyeksikan pertumbuhan ekonomi Indonesia pada kuartal I 2026 mencapai sekitar 5,5 persen.

Meski angka resmi masih menunggu rilis dari Badan Pusat Statistik (BPS), Airlangga optimistis kinerja ekonomi nasional pada awal tahun ini menunjukkan tren positif.

“Secara fundamental cukup baik, dan angkanya diperkirakan minimal sama dengan 5,5 persen,” ujarnya dalam konferensi pers di Jakarta, Kamis.

Airlangga menjelaskan, pertumbuhan ekonomi pada triwulan pertama ditopang oleh sejumlah faktor penting, terutama:

  • Konsumsi rumah tangga
  • Penyaluran tunjangan hari raya (THR)
  • Akselerasi belanja pemerintah

Total stimulus pemerintah yang digelontorkan bahkan mencapai sekitar Rp809 triliun, yang turut mendorong perputaran ekonomi di berbagai sektor.

Kuartal II Didorong Gaji ke-13 dan Bantuan Sosial

Memasuki kuartal II 2026, pemerintah telah menyiapkan sejumlah strategi lanjutan untuk menjaga momentum pertumbuhan.

Beberapa di antaranya adalah pencairan gaji ke-13 pada Juni serta kelanjutan program perlindungan sosial (social safety net).

Langkah ini diharapkan mampu menjaga daya beli masyarakat di tengah ketidakpastian global.

Investasi Jadi Kunci Pertumbuhan

Selain konsumsi, sektor investasi juga menjadi salah satu penggerak utama ekonomi Indonesia tahun ini.

Pemerintah menargetkan realisasi investasi mencapai Rp2.041,3 triliun, angka yang dinilai sangat signifikan dalam mendorong pertumbuhan ekonomi nasional.

Untuk mendukung hal tersebut, pemerintah membentuk Satuan Tugas (Satgas) Percepatan Program Pemerintah melalui Keputusan Presiden Nomor 4 Tahun 2026.

Satgas ini bertugas mengatasi berbagai hambatan (debottlenecking) agar investasi yang masuk dapat berjalan sesuai rencana.

Airlangga menegaskan bahwa pemerintah tetap berkomitmen menjaga target pertumbuhan ekonomi nasional minimal 5,4 persen sepanjang 2026.

Menurutnya, capaian tersebut bukan hal mudah mengingat kondisi global yang masih penuh ketidakpastian.

Bagikan
Written by
Gatot Wahyu

Gatot Wahyu adalah jurnalis senior yang telah berkecimpung di dunia pers sejak tahun 1990-an. Bergabung dengan Jaringan FIN CORP sejak 2014, ia memiliki spesialisasi dan wawasan mendalam dalam peliputan berita bidang politik, hukum, dan kriminal.

Artikel Terkait
News

JPU Tuntut 5 Terdakwa Kasus Korupsi Tata Kelola Pertamina 2019–2023, Hukuman hingga 12 Tahun Penjara

finnews.co.id – acakan tuntutan terhadap lima terdakwa dalam perkara dugaan korupsi tata kelola...

News

Pajak Mobil Listrik Resmi Berlaku 2026, Begini Cara Menghitung Biaya Balik Nama dan PKB

finnews.id – Pemerintah resmi mengubah kebijakan perpajakan untuk kendaraan listrik. Mulai 2026,...

Kapal Wisata Tenggelam di Labuan Bajo
News

Tingkatkan Daya Saing Wisata, Kemenko Perekonomian Dorong Ekosistem Asuransi Pariwisata

finnews.id – Pemerintah terus memperkuat sektor pariwisata nasional dengan mendorong pengembangan ekosistem...

News

Pemerintah Kaji Ulang Harga Minyakita, Sinyal Harga Minyak Goreng Segera Naik

finnews.id – Pemerintah mulai mengkaji ulang harga eceran tertinggi (HET) minyak goreng...