finnews.id – Pusat Informasi Harga Pangan Strategis (PIHPS) Nasional merilis data terbaru mengenai pergerakan harga kebutuhan pokok di tingkat pedagang eceran. Berdasarkan pantauan pada Kamis 23 April 2026 pukul 06.20 WIB, sejumlah komoditas pangan strategis masih menunjukkan tren harga yang cukup tinggi di berbagai wilayah Indonesia.
Komoditas cabai rawit merah menjadi sorotan utama setelah menyentuh angka Rp66.100 per kilogram (kg). Lonjakan ini beriringan dengan harga telur ayam ras yang kini bertengger di posisi Rp32.050 per kg. Data yang dikelola oleh Bank Indonesia ini mencerminkan kondisi riil di pasar eceran nasional secara rata-rata.
Pergerakan Harga Bawang dan Cabai
Selain cabai rawit merah, kelompok bumbu dapur lainnya juga mengalami fluktuasi. Harga bawang merah saat ini mencapai Rp46.200 per kg, sementara bawang putih menyusul di angka Rp39.750 per kg.
Pemerintah melalui instansi terkait terus memantau pergerakan harga cabai jenis lainnya. Tercatat, cabai merah besar kini berada di level Rp48.200 per kg dan cabai merah keriting pada posisi Rp46.600 per kg. Sementara itu, bagi konsumen yang mencari cabai rawit hijau, pedagang mematok harga rata-rata Rp49.000 per kg.
Rincian Harga Beras Berbagai Kualitas
Sebagai bahan pangan pokok utama, harga beras terpantau stabil namun tetap berada di level tinggi sejak awal tahun. Berikut adalah rincian harga beras berdasarkan kualitasnya:
Beras Kualitas Bawah: Untuk tipe I dan II, harga pasar saat ini seragam di angka Rp14.550 per kg.
Beras Kualitas Medium: Tipe I dibanderol seharga Rp16.100 per kg, sedangkan tipe II sedikit lebih rendah di angka Rp15.950 per kg.
Beras Kualitas Super: Masyarakat harus merogoh kocek Rp17.350 per kg untuk kualitas super I dan Rp16.900 per kg untuk kualitas super II.
Daging dan Komoditas Gula-Minyak
Beralih ke sektor protein, daging ayam ras segar kini menyentuh Rp39.400 per kg. Untuk komoditas daging sapi, kualitas I masih berada di angka Rp147.900 per kg, sedangkan daging sapi kualitas II dijual dengan harga Rp139.850 per kg.
Sektor kebutuhan pemanis dan minyak goreng juga tidak luput dari pantauan PIHPS. Gula pasir kualitas premium saat ini mencapai Rp20.250 per kg, sementara gula pasir lokal berada di angka Rp19.200 per kg.
Terakhir, harga minyak goreng masih menunjukkan angka yang cukup bervariasi. Minyak goreng curah dipasarkan seharga Rp20.450 per liter. Untuk minyak goreng kemasan bermerek I, harganya menyentuh Rp23.600 per liter, dan kemasan bermerek II berada di posisi Rp22.700 per liter.
Data ini diharapkan menjadi acuan bagi masyarakat dan pembuat kebijakan dalam memantau stabilitas inflasi pangan di tingkat nasional.