finnews.id – Upaya pemulihan pasca bencana di Sumatera Utara terus dipercepat, guna mengembalikan fasilitas yang rusak.
Salah satunya terlihat dari langkah Gubernur Muhammad Bobby Afif Nasution, yang turun langsung meninjau pembangunan tanggul di Sungai Badiri, Kabupaten Tapanuli Tengah.
Kunjungan tersebut dilakukan untuk memastikan proyek berjalan sesuai rencana, sekaligus mengidentifikasi hambatan di lapangan.
Kondisi cuaca yang masih sering diguyur hujan menjadi perhatian serius, karena berpotensi mengganggu proses pembangunan serta meningkatkan debit air sungai secara tiba-tiba.
Dalam peninjauan itu, Bobby menegaskan bahwa proyek tanggul harus segera diselesaikan tanpa penundaan.
“Saya minta secepatnya dibangun ini (Tanggul Sungai Badiri), karena memang sudah ada anggarannya. Jangan lama-lama, segera kerjakan pemantapan tanggul sungai,” ungkap Bobby Nasution.
Ia menyoroti, bahwa anggaran sudah tersedia sehingga tidak ada alasan untuk memperlambat pekerjaan.
Selain itu, ia juga meminta agar persoalan teknis maupun administrasi tidak menjadi penghambat di lapangan.
Tidak hanya fokus pada percepatan, Bobby juga menekankan pentingnya kesiapan menghadapi tantangan alam.
Pengalaman sebelumnya menunjukkan bahwa banjir besar sempat merusak struktur tanggul yang telah dibangun, sehingga diperlukan perencanaan dan pelaksanaan yang lebih matang.
Dalam kesempatan tersebut, masyarakat setempat juga diajak untuk turut mendukung kelancaran proyek.
Salah satu langkah teknis yang akan dilakukan adalah pengalihan sementara aliran sungai agar proses pembangunan tanggul bisa berjalan lebih efektif.
Selain meninjau tanggul, gubernur juga melihat perkembangan pembangunan Jembatan Bayli yang dikerjakan oleh pihak TNI.
“Dan saya minta kepada masyarakat, tolong dukungannya. Jadi nanti kalau ada yang masuk dan mengerjakan tanggul bisa dibantu kelancarannya. Karena memang tadi dari PU, ini aliran sungainya mau digeser sementara, supaya pembangunan tanggul bisa berjalan lancar,” jelasnya.
Infrastruktur ini diharapkan dapat segera rampung bersamaan dengan tanggul, sehingga akses warga, terutama menuju lahan pertanian kembali normal.