finnews.id – Pengembangan jaringan jalan tol di wilayah Sumatera Barat terus menunjukkan progres.
Setelah ruas Padang – Sicincin mulai dimanfaatkan, pemerintah kini menyiapkan rencana lanjutan yang akan memperpanjang jalur hingga ke Bukittinggi.
Rencana tersebut menjadi bagian dari proyek besar Tol Padang–Pekanbaru, yang termasuk dalam jaringan Jalan Tol Trans Sumatera.
Pembangunan ini ditujukan untuk meningkatkan konektivitas antar wilayah, sekaligus mempercepat mobilitas masyarakat dan distribusi logistik.
Salah satu fokus utama berada pada ruas Sicincin – Bukittinggi, proyek ini dirancang cukup menantang karena kondisi geografis Sumatera Barat yang berbukit dan memiliki kontur curam.
Dalam perencanaannya, ruas ini akan dilengkapi dengan dua terowongan dengan panjang sekitar ratusan meter hingga beberapa kilometer.
Keberadaan terowongan menjadi solusi untuk menembus kawasan perbukitan, sekaligus mempersingkat waktu tempuh antara Padang dan Bukittinggi yang selama ini dikenal padat dan rawan macetan.
Selain aspek teknis, proyek ini juga diharapkan mampu memberikan dampak ekonomi yang signifikan.
Akses jalan yang lebih cepat diyakini dapat mendorong pertumbuhan sektor pariwisata dan perdagangan di wilayah Sumatera Barat, terutama di kota-kota strategis seperti Padang dan Bukittinggi.
Pemerintah melalui Kementerian Pekerjaan Umum bersama BUMN konstruksi seperti Hutama Karya terus mempersiapkan tahapan lanjutan, ermasuk pembebasan lahan dan kesiapan konstruksi.
Bahkan, pembangunan ruas Sicincin–Bukittinggi ditargetkan bisa mulai dikerjakan dalam waktu dekat, bergantung pada kesiapan di lapangan.
Sebelumnya, ruas Padang–Sicincin telah lebih dulu beroperasi secara terbatas, bahkan menjadi jalur favorit masyarakat khususnya saat momen libur panjang.
Dengan adanya rencana perpanjangan pembangunan Tol hingga Bukittinggi, diharapkan jaringan tol di Sumatera Barat semakin terintegrasi.
Proyek jalan Tol ini juga menjadi bagian penting dalam mewujudkan konektivitas penuh di Pulau Sumatera, melalui jaringan tol modern.