Home Market Maskapai TransNusa Buka Rute Baru Jakarta – Lombok, Tingkatkan Akses Wisata
Market

Maskapai TransNusa Buka Rute Baru Jakarta – Lombok, Tingkatkan Akses Wisata

Bagikan
Maskapai TransNusa (Dokumen Istimewa)
Bagikan

finnews.id – Maskapai penerbangan TransNusa resmi membuka layanan penerbangan baru, yang menghubungkan Jakarta (CGK) dengan Lombok (LOP) mulai pertengahan April 2026.

Rute ini menjadi bagian dari ekspansi jaringan domestik perusahaan untuk memperkuat konektivitas antardaerah di Indonesia, khususnya kawasan pariwisata Nusa Tenggara Barat.

Penerbangan perdana rute ini telah dilakukan pada 17 April 2026, menandai dimulainya layanan reguler yang diharapkan dapat mendukung mobilitas wisatawan maupun pelaku bisnis.

Frekuensi Penerbangan Lebih Fleksibel

TransNusa mengoperasikan rute Jakarta – Lombok dengan frekuensi dua kali pulang-pergi setiap hari, sehingga total mencapai sekitar 14 penerbangan per minggu.

Adapun jadwal penerbangannya adalah :

  • Jakarta → Lombok: 05.00 WIB dan 15.00 WIB.
  • Lombok → Jakarta: 08.30 WITA dan 18.15 WITA.

Dengan jadwal ini, penumpang memiliki lebih banyak pilihan waktu perjalanan yang lebih fleksibel, baik untuk keperluan bisnis maupun wisata.

Armada dan Fasilitas Penumpang

Untuk melayani rute ini, TransNusa menggunakan pesawat Airbus A320 yang dikenal efisien untuk rute domestik jarak menengah

Fasilitas yang diberikan kepada penumpang meliputi :

  • Bagasi kabin gratis 7 kg.
  • Bagasi tercatat hingga 20 kg.

Layanan ini diharapkan memberikan kenyamanan lebih bagi penumpang yang bepergian antara dua kota besar tersebut.

Dampak bagi Pariwisata Lombok

Pembukaan rute langsung Jakarta – Lombok, dinilai sebagai langkah strategis dalam mendukung pertumbuhan sektor pariwisata NTB.

Lombok sendiri merupakan salah satu destinasi unggulan Indonesia, yang terus mengalami peningkatan jumlah kunjungan wisatawan.

Akses penerbangan langsung ini akan mempermudah wisatawan menuju berbagai destinasi populer seperti :

  • Kawasan Mandalika.
  • Gili Trawangan dan sekitarnya.
  • Gunung Rinjani.

Selain itu, konektivitas yang lebih baik juga diharapkan mendorong pertumbuhan ekonomi lokal melalui peningkatan arus wisata dan bisnis.

Bagikan
Written by
Tuahta Aldo

Saya merupakan jurnalis fin.co.id yang bertugas meliput peristiwa di wilayah Kota dan Kabupaten Bekasi. Selain aktif sebagai penulis berita, saya juga aktif menjalani hobi Fotografi dan travelling.

Artikel Terkait
Market

RUPST CIMB Niaga 2025: Bagi Dividen Rp4,07 Triliun, Perkuat Strategi dan Tata Kelola

finnews.id – PT Bank CIMB Niaga Tbk kembali menunjukkan kinerja solid sepanjang...

Market

KAI Logistik Catat Kinerja Moncer di Awal 2026, Angkut 3,6 Juta Ton Barang di Tengah Ketidakpastian Global

finnews.id – Di tengah tekanan ekonomi global yang masih penuh ketidakpastian, KAI...

IHSG hari ini turun 0,46% ke 7.559. Cek daftar saham top gainer SSIA & ESSA, serta aksi asing yang borong SSMS
Market

Rangkuman Perdagangan Hari ini: IHSG Memerah! Sektor Energi Justru Pesta Pora

finnews.id – Pasar modal Indonesia kembali berguncang hebat hari ini! Indeks Harga...

Grup Djarum lewat IBST susul SUPR ajukan delisting dari bursa! Efek aturan free float 15% makin terasa, Iforte tawarkan tender offer Rp5.400 per saham.
Market

Grup Djarum Heboh! IBST Susul SUPR Pamit dari Bursa, Efek Aturan Baru Free Float 15 Persen?

finnews.id – Kabar mengejutkan kembali mengguncang lantai bursa! Salah satu raksasa menara...