Home Viral Said Didu Sebut Anggaran EO Pemerintah Capai Rp30 T: Tempat Korupsi Paling Aman
Viral

Said Didu Sebut Anggaran EO Pemerintah Capai Rp30 T: Tempat Korupsi Paling Aman

Bagikan
Said Didu
Bagikan

finnews.id – Pernyataan mantan Sekretaris Kementerian BUMN Said Didu menjadi sorotan setelah menyebut event Organizer (EO) sebagai “tempat korupsi paling aman”.

Dalam sebuah program talkshow televisi, Said Didu menyebut bahwa penggunaan EO dalam acara-acara pemerintah telah memboroskan anggaran. Maka dari itu ia meminta kegiatan EO harus dihentikan.

“EO acara pemerintah cabut semua. Hamir semua kegiatan pemerintah bahkan halal bihalal pakai EO,” ucap Said Didu dalam acara Rakyat Bersuara pada Minggu 5 April 2026.

“Masa EO pemerintah besar? mulai angka berapa?,” tanya Aiman Witjaksono ke Said Didu.

“Menurut saya seluruh daerah di atas 30 triliun,” jelas Said Didu.

Said Didu kembali menjelaskan jika EO pemerintah tersebut merupakan “tempat korupsi paling aman”.

“Itu harus dicabut, coba lihat lembaga yang anggaranya besar itu EO yang ngatur semua,” jelasnya.

Said Didu khawatir akan segala kegiatan pemerintah harus menggunakan EO, salah satunya peresmian SPBU dan halal bihalal.

Profil Singkat Said Didu

Muhammad Said Didu adalah seorang mantan birokrat dan pengamat kebijakan publik Indonesia yang dikenal kritis terhadap pemerintah. Ia memiliki latar belakang kuat di bidang teknik dan manajemen industri, serta pengalaman panjang di berbagai posisi strategis pemerintahan dan Badan Usaha Milik Negara (BUMN).

Karier Birokrasi dan BUMN

Said Didu menghabiskan sebagian besar masa kariernya sebagai PNS di Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT). Puncak karier birokrasinya adalah saat ia menjabat sebagai Sekretaris Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) periode 2005–2010 di bawah kepemimpinan Menteri Sugiharto dan Sofyan Djalil.

Beberapa jabatan penting lainnya yang pernah diemban:

Komisaris Utama PT Perkebunan Nusantara (PTPN) IV.

Komisaris PT Bukit Asam Tbk.

Ketua Persatuan Insinyur Indonesia (PII) periode 2012–2015.

Anggota MPR RI (Utusan Daerah) periode 1997–1999.

Staf Khusus Menteri ESDM (Sudirman Said) pada tahun 2014–2016.

Aktivitas sebagai Kritikus Politik

Setelah tidak lagi menjabat di pemerintahan, Said Didu bertransformasi menjadi salah satu tokoh yang paling vokal dalam mengkritik kebijakan pemerintah, terutama di bidang ekonomi, pengelolaan BUMN, dan proyek strategis nasional (PSN).

Bagikan
Written by
Ari Nur Cahyo

Penulis di FIN Corp sejak Maret 2022 yang fokus mengeksplorasi dunia Teknologi, Sepak Bola, dan Anime. Memiliki ketertarikan kuat pada isu-isu viral, ia berkomitmen menghadirkan konten yang segar, informatif, dan relevan dengan tren masa kini.

Artikel Terkait
Yakuza Maneges terus aktif melakukan sosialisasi untuk mengubah bahwa hati dan aksi mereka tetaplah untuk kemaslahatan masyarakat Kediri.
LifestyleViral

Bukan Geng Kriminal! Inilah Wajah Asli ‘Yakuza’ Kediri yang Bikin Publik Tercengang dan Terinspirasi!

Finnews.id – Lifestyle   Mendengar nama “Yakuza”, bayangan kita pasti berdetak pada organisasi...

Link video "Guru Bahasa Inggris dan Murid" lagi ramai menjadi perbincangan, bahkan pencarian di media sosial.
Viral

Jangan Tergiur Iming-iming Link Viral Guru dan Murid! Terbongkar Bahaya Tersembunyi di Baliknya

Finnews – Jakarta – Viral  Jagat media sosial kembali digegerkan dengan narasi...

Fenomena bintang Mobile Legends: Bang Bang (MLBB), Kairi "Kairi" Rayosdelsol, kini melampaui batas layar smartphone.
Musik dan FilmSportsViral

Bukan Sekadar Game! Film Debut ‘Nobody Loves Kay’ Ungkap Perjuangan Berdarah-darah Kairi Jadi Raja Esports Dunia!

Finnews.id – ESPORTS – Fenomena bintang Mobile Legends: Bang Bang (MLBB), Kairi...

Polisi mengungkap fakta baru dalam kasus pencabulan santriwati di Pondok Pesantren (Ponpes) Ndholo Kusumo, Pati.Tersangka Asyhari (51 tahun)
Viral

Perintah Guru Cabul Pesantren Ndolo Kusumo untuk Cabuli Santriwatinya Terungkap

Finnews.id – Jakarta – Tabir kepalsuan yang selama ini disimpan Pesantren Ndolo...