Home Megapolitan Kondisi Stok LPG Usai Kebakaran SPBE Cimuning Bekasi, Begini Penjelasan Pertamina 
Megapolitan

Kondisi Stok LPG Usai Kebakaran SPBE Cimuning Bekasi, Begini Penjelasan Pertamina 

Bagikan
Kebakaran SPBE Cimuning (ist)
Bagikan

finnews.id – Pasokan LPG untuk masyarakat dipastikan tetap aman pasca insiden kebakaran di Stasiun Pengisian Bulk Elpiji (SPBE) Cimuning, Kota Bekasi. PT Pertamina Patra Niaga menegaskan distribusi gas LPG tetap berjalan normal meski terjadi gangguan di salah satu titik pengisian.

Melalui Regional Jawa Bagian Barat (JBB), Pertamina memastikan tidak ada gangguan signifikan terhadap pasokan LPG ke masyarakat.

Area Manager Communications, Relations & CSR JBB, Susanto August Satria, menyampaikan bahwa pihaknya telah menyiapkan langkah antisipasi untuk menjaga kelancaran distribusi.

“Pasokan LPG tetap aman. Kami sudah menyiapkan skema alternatif untuk memastikan kebutuhan masyarakat tetap terpenuhi,” ujarnya dalam keterangan resmi, Kamis (2/4/2026).

Skema Darurat RAE

Sebagai langkah cepat, Pertamina menerapkan skema Regular Alternative Emergency (RAE) dengan mengalihkan suplai dari beberapa SPBE terdekat, di antaranya:

  • SPBE PT Kenrope Sarana Pratama
  • SPBE PT Pacific Sumber Segara
  • SPBE PT Dharma Wira Sentosa

Dengan skema ini, distribusi LPG tetap berjalan tanpa hambatan meski SPBE Cimuning terdampak kebakaran.

Pertamina juga mengingatkan masyarakat untuk tetap tenang dan tidak melakukan pembelian berlebihan (panic buying).

“Tidak perlu khawatir karena suplai tetap tersedia dan sudah dialihkan ke titik distribusi lain,” tegas Satria.

Kronologi Kebakaran SPBE Cimuning

Kebakaran terjadi di area SPBE milik PT Indogas Andalan Kita yang berlokasi di Kelurahan Cimuning, Kota Bekasi pada Rabu malam (1/4/2026) sekitar pukul 21.30 WIB.

Api berhasil dipadamkan setelah petugas pemadam kebakaran bersama warga setempat melakukan upaya pemadaman intensif.

Korban Terluka

Menurut BPBD Kota Bekasi, insiden ini menyebabkan sedikitnya 12 orang mengalami luka-luka.

Para korban langsung dirujuk ke beberapa rumah sakit, antara lain:

  • RS Kartika Husada
  • RSUD Kabupaten Bekasi
  • RSUD dr. Chasbullah Abdulmadjid
  • RS Citra Arafiq

Kerusakan dan Kerugian Masih Didata

Kebakaran yang melanda area sekitar 2.000 meter persegi tersebut juga menyebabkan sejumlah kerusakan, di antaranya:

  • 3 unit lapak rusak berat
  • 6 unit truk SPBE terdampak
  • 7 kendaraan roda dua mengalami kerusakan

Hingga kini, total kerugian masih dalam proses perhitungan.

Bagikan
Written by
Gatot Wahyu

Gatot Wahyu adalah jurnalis senior yang telah berkecimpung di dunia pers sejak tahun 1990-an. Bergabung dengan Jaringan FIN CORP sejak 2014, ia memiliki spesialisasi dan wawasan mendalam dalam peliputan berita bidang politik, hukum, dan kriminal.

Artikel Terkait
Megapolitan

Upaya Kurangi Risiko Kecelakaan di Perlintasan Kereta, DKI Akan Bangun 2 Flyover Baru 

finnews.id – Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menyiapkan pembangunan dua jalan layang baru...

Megapolitan

Pramono Gelar Town Hall PPSU, Dorong Kinerja Lebih Profesional dan Transparan

finnews.id – Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menggelar forum town hall meeting...

Megapolitan

Pemprov DKI Jakarta Siapkan Rapat Khusus Atasi Ledakan Ikan Sapu-Sapu

finnews.id – Pemerintah Provinsi DKI Jakarta berencana menggelar rapat khusus dalam waktu...

Megapolitan

Warga Diminta Setop Kasih Uang ke Jukir Liar di Blok M!

finnews.id – Pemerintah Kota Jakarta Selatan melalui Unit Pengelola (UP) Perparkiran mengimbau...