finnews.id – Wilayah utara Kanada, yang mencakup Nunavut, Northwest Territories, dan Yukon, dikenal sebagai salah satu kawasan paling luas dan terpencil di dunia. Lanskapnya terdiri dari pulau-pulau besar, es abadi, dan laut yang sering membeku, sehingga aktivitas militer dan logistik menjadi sangat kompleks. Populasi permanennya sangat sedikit, membuat kehadiran pasukan dan infrastruktur militer menjadi terbatas.
Kawasan ini juga memiliki posisi strategis karena terletak di antara Amerika Serikat dan Rusia. Selain itu, negara-negara lain seperti China menunjukkan minat meningkat di wilayah Arktik melalui ekspansi kapal dan teknologi pemecah es, menjadikan Arktik Kanada sebagai titik fokus geopolitik internasional.
Langkah Kanada Memperkuat Pertahanan
Pemerintah Kanada merespons situasi ini dengan meningkatkan kemampuan pertahanan di Arktik. Upaya tersebut mencakup modernisasi radar, penambahan kapal patroli, penguatan pangkalan udara, dan penempatan lebih banyak personel militer. Menurut Pierre Leblanc, mantan komandan Canadian Forces Northern Area, kenaikan anggaran pertahanan hingga 5% dari PDB pada 2035 memungkinkan penempatan radar dan pesawat yang lebih efektif di wilayah utara.
Selain itu, Kanada menekankan pentingnya kerja sama dengan sekutu, termasuk Amerika Serikat dan NATO, untuk menjaga keamanan jalur pelayaran dan stabilitas kawasan.
Ancaman Baru dan Adaptasi Strategi
Perkembangan teknologi senjata modern, terutama rudal hipersonik yang mampu bergerak sangat cepat dan sulit dideteksi, menjadi ancaman nyata bagi pertahanan Arktik. Sistem pertahanan konvensional yang dibangun pada era Perang Dingin tidak memadai menghadapi jenis ancaman ini.
Keterbatasan fasilitas pelabuhan dan jarak antar pangkalan yang jauh menambah tantangan logistik. Oleh karena itu, Kanada memfokuskan investasi pada radar over-the-horizon dan sensor berbasis satelit untuk meningkatkan deteksi dini dan respons cepat terhadap potensi ancaman.
Dampak Tekanan Internasional
Tekanan geopolitik dari Amerika Serikat, termasuk proyek pertahanan seperti Golden Dome, serta aktivitas militer Rusia dan ekspansi China, mendorong Kanada untuk meningkatkan kesiapan militernya. Meskipun hubungan politik dengan sekutu kadang tegang, koordinasi di lapangan tetap berjalan untuk memastikan keamanan wilayah.
Ahli keamanan Arktik menekankan bahwa respons Kanada mencerminkan kesadaran bahwa pertahanan Arktik bukan hanya soal militer, tetapi juga isu strategis dan diplomatik yang harus dihadapi secara terencana.