finnews.id – Media sosial dihebohkan oleh kemunculan fenomena alam tak biasa yang terjadi di wilayah Subulussalam hingga Aceh Selatan. Sebuah video memperlihatkan ribuan hewan terbang memenuhi langit saat senja, menciptakan pemandangan dramatis yang jarang terlihat dan langsung menyita perhatian publik.
Dalam rekaman berdurasi singkat yang viral di berbagai platform, langit tampak menggelap oleh siluet kawanan hewan yang bergerak serempak. Mereka terbang berputar-putar membentuk pola melingkar besar, nyaris menutupi cahaya matahari yang hendak tenggelam.
Video tersebut pertama kali diunggah oleh akun TikTok @Papa_ZEM dan dengan cepat menyebar luas. Sejak saat itu, warganet ramai berspekulasi mengenai jenis satwa yang terekam dalam video tersebut. Sebagian meyakini kawanan itu adalah burung, sementara lainnya menduga kuat itu adalah kelelawar.
Fenomena ini terjadi tepat menjelang matahari terbenam. Ribuan hewan tampak keluar hampir bersamaan, terbang rendah hingga tinggi, lalu berputar dalam satu arah seolah mengikuti pola tertentu.
Secara umum, kemunculan burung atau kelelawar di sore hari bukanlah hal asing, terutama bagi satwa nokturnal yang mulai beraktivitas mencari makan. Namun, jumlah yang terlihat dalam peristiwa ini dinilai jauh lebih besar dibandingkan kemunculan sehari-hari.
Yang menambah rasa heran warga, peristiwa ini disebut terjadi di luar musim buah. Padahal, pergerakan masif satwa pemakan buah biasanya berkaitan erat dengan ketersediaan pakan di hutan.
Tak adanya pemicu alam yang jelas membuat fenomena ini memunculkan beragam pertanyaan di tengah masyarakat.
Warganet Merinding, Muncul Tafsir Isyarat Alam
Unggahan tersebut langsung dibanjiri ribuan komentar. Sebagian warganet mengaku merinding melihat pemandangan langit yang dipenuhi kawanan hewan dan mengaitkannya dengan pertanda alam tertentu.
Dalam keterangan video, pengunggah bahkan menuliskan pesan bernuansa kekhawatiran menggunakan bahasa daerah Aceh.
“Pebala yg akan troh ya Allah, habeh hewan-hewan di tebit dari lam uteng,” tulisnya, yang berarti, “Musibah apa yang akan datang ya Allah, hingga hewan-hewan keluar dari dalam hutan.”
Komentar serupa bermunculan. Ada yang menilai perilaku hewan kerap berubah menjelang peristiwa alam besar, bahkan mengaitkannya dengan potensi gempa bumi atau bencana lain.
Meski begitu, tak sedikit pula warganet yang mencoba meredam kekhawatiran. Mereka berpendapat fenomena tersebut kemungkinan merupakan perilaku migrasi atau aktivitas alami yang jarang terekam kamera dalam skala sebesar itu.