Home Sports Badai AFCON Hantam Premier League: Liverpool Kehilangan Salah, Sunderland Paling Merana
Sports

Badai AFCON Hantam Premier League: Liverpool Kehilangan Salah, Sunderland Paling Merana

Bagikan
Dampak AFCON bagi Premier League
Piala Afrika (AFCON) resmi dimulai dan memukul kekuatan klub-klub Premier League. Liverpool kehilangan Mohamed Salah, sementara Sunderland harus merelakan enam pilar utamanya.Foto:IG@mosalah
Bagikan

Finnews.id – Kompetisi kasta tertinggi Inggris, Premier League, harus menghadapi tantangan berat di tengah musim. Gelaran Piala Afrika (AFCON) yang berlangsung di Maroko resmi menyedot sejumlah bintang besar dari klub-klub papan atas, memaksa para manajer untuk memutar otak tanpa pilar andalan mereka selama satu bulan ke depan.

Liverpool menjadi salah satu tim yang paling terdampak secara kualitas individu. The Reds harus melepas pencetak gol terbanyak sepanjang masa mereka di Premier League, Mohamed Salah, untuk membela Timnas Mesir. Absennya Salah menjadi ujian besar bagi skuad asuhan Arne Slot dalam menjaga konsistensi di jalur juara.

Sunderland Jadi Korban Terparah

Jika Liverpool kehilangan satu sosok ikonik, nasib lebih tragis menimpa tim promosi Sunderland. The Black Cats yang tampil mengejutkan musim ini harus kehilangan enam pemain sekaligus. Nama-nama seperti Arthur Masuaku, Noah Sadiki, hingga Bertrand Traore berangkat menuju Maroko.

Kehilangan enam pilar ini menjadi pukulan telak bagi Sunderland yang saat ini hanya terpaut dua poin dari posisi empat besar. Kedalaman skuad mereka akan benar-benar teruji saat menghadapi jadwal padat musim dingin di Inggris.

Manchester United juga tidak luput dari badai ini. Setan Merah kehilangan mesin gol utama mereka, Bryan Mbeumo, serta pemain kunci lainnya seperti Amad Diallo dan Noussair Mazraoui.

Keuntungan bagi Arsenal dan Chelsea

Di saat beberapa klub kehilangan kekuatan tempur, Arsenal, Aston Villa, dan Chelsea justru berada di posisi yang menguntungkan. Ketiga tim penghuni papan atas ini tercatat tidak mengirimkan satu pun pemain ke turnamen AFCON tahun ini.

Kondisi ini diprediksi akan menjadi faktor penentu dalam persaingan perebutan gelar juara maupun zona Liga Champions selama satu bulan ke depan.

Berbeda dengan liga-liga di Spanyol, Jerman, atau Prancis yang memiliki jeda musim dingin, Premier League terus bergulir melewati periode sibuk Natal dan Tahun Baru. Hal ini seringkali memicu perdebatan mengenai jadwal AFCON yang digelar di tengah musim kompetisi Eropa.

Bagikan
Written by
Lina Setiawati

Bergabung dengan FIN CORP di 2024, Lina Setiawati membawa pengalaman jurnalistik lebih dari dua dekade sejak tahun 2000. Spesialisasinya mencakup analisis berita olahraga, dinamika politik, hukum, kriminal, serta peristiwa nasional terkini.

Artikel Terkait
Sports

Hujan Tak Berhenti, Sirkuit MotoGP Brasil Kembali Terendam

finnews.id – Cuaca kembali menjadi ancaman serius bagi gelaran MotoGP Brasil. Hujan...

Sports

Mimpi Lautaro Martinez dan Racing Club sebelum Pensiun

finnews.id – Lautaro Martinez punya satu keinginan sebelum pensiun. Penyerang di klub Inter Milan itu...

Sports

Leclerc Kirim Sinyal Bahaya: Ferrari Belum Mampu Saingi Mercedes Sepenuhnya

finnews.id – Musim Formula 1 2026 dibuka dengan dinamika yang cukup mengejutkan,...

Sports

Joan Laporta Kembali Terpilih Jadi Presiden, Janjikan Barcelona Jadi Tim Unstoppable

Joan Laporta Kembali Terpilih Jadi Presiden, Janjikan Barcelona Jadi Tim Unstoppable Kemenangan...