Home Internasional Ancaman Gempa Susulan Intai Jepang Usai Guncangan Magnitudo 7,5
Internasional

Ancaman Gempa Susulan Intai Jepang Usai Guncangan Magnitudo 7,5

Bagikan
Gempa Jepang,
Jepang sedang menaksir kerugian pasca gempa berkekuatan 7,5 Magnitudo yang melanda perairan Aomori, melukai 33 orang dan memicu tsunami kecil. Pemerintah membentuk tim darurat dan memberikan peringatan keras.Foto:IG@Nikita Vasilevskiy
Bagikan

Pemerintah Jepang Bentuk Satgas Darurat Pasca Gempa Malam Hari

Finnews.id – Jepang mulai menaksir kerugian setelah gempa bumi berkekuatan Magnitudo 7,5 mengguncang perairan Samudera Pasifik pada Senin 8 Desember 2025 malam. Guncangan kuat ini menyebabkan puluhan orang terluka, kerusakan ringan, serta memicu peringatan tsunami di komunitas pesisir Pasifik.

Badan Penanggulangan Kebakaran dan Bencana (Fire and Disaster Management Agency) melaporkan bahwa setidaknya 33 orang terluka, satu di antaranya mengalami luka serius. Sebagian besar korban dilaporkan terkena benda jatuh, berdasarkan laporan dari lembaga penyiaran publik NHK.

Perdana Menteri Sanae Takaichi mengatakan Satuan Tugas Darurat telah dibentuk untuk segera menaksir kerugian.

“Kami memprioritaskan nyawa masyarakat dan melakukan segala upaya yang kami bisa,” tegasnya.

Dalam sidang parlemen Selasa 9 Desember 2025, Takaichi menekankan bahwa pemerintah akan terus melakukan upaya maksimal dan mengingatkan masyarakat agar tetap waspada dan melindungi diri sendiri.

Pusat Gempa di Aomori, Tsunami Kecil Menerjang Iwate

Gempa berkekuatan 7,5 Magnitudo itu terjadi sekitar pukul 23:15 waktu setempat di Samudera Pasifik, sekitar 80 kilometer (50 mil) dari lepas pantai Aomori, prefektur paling utara dari pulau utama Honshu, Jepang. Survei Geologi Amerika Serikat (USGS) mengukur gempa tersebut pada Magnitudo 7,6 dengan kedalaman 44 kilometer (27 mil) di bawah permukaan.

Badan Meteorologi Jepang (JMA) mencatat, gelombang tsunami setinggi 70 sentimeter (2 kaki, 4 inci) sempat terukur di pelabuhan Kuji, prefektur Iwate, yang terletak di selatan Aomori.

Gelombang setinggi 50 sentimeter juga dilaporkan menerjang komunitas lain di wilayah tersebut. Gelombang tsunami ini dilaporkan NHK telah merusak beberapa rakit tiram.

JMA diketahui telah mencabut semua peringatan tsunami pada pukul 06.30 pagi hari ini.

Infrastruktur Terdampak dan Peringatan Gempa Susulan

Sekretaris Kabinet Minoru Kihara mengatakan, sekitar 800 rumah sempat tanpa aliran listrik. Layanan kereta cepat Shinkansen dan beberapa jalur lokal terpaksa dihentikan di sebagian wilayah pada Selasa dini hari. Namun, sebagian besar listrik telah pulih pada Selasa pagi.

Bagikan
Written by
Lina Setiawati

Bergabung dengan FIN CORP di 2024, Lina Setiawati membawa pengalaman jurnalistik lebih dari dua dekade sejak tahun 2000. Spesialisasinya mencakup analisis berita olahraga, dinamika politik, hukum, kriminal, serta peristiwa nasional terkini.

Artikel Terkait
Internasional

Prabowo Tegaskan RI Tak Akan Ikut Campur Urusan Dalam Negeri Negara Lain

finnews.id – Presiden Prabowo Subianto menegaskan komitmennya untuk menjaga hubungan persahabatan dengan...

Internasional

Terparah dalam Sejarah! 10 Hari Sudah Internet di Iran Mati Total

finnews.id – Pemadaman internet yang diberlakukan pemerintah Iran telah berlangsung selama 240...

Sosok di Balik Layar Teheran! Bagaimana Mojtaba Khamenei Kuasai Politik & Militer Iran
Internasional

Sosok di Balik Layar Teheran! Bagaimana Mojtaba Khamenei Kuasai Politik & Militer Iran

Finnews.id – Iran memasuki babak baru dalam sejarah politiknya setelah Mojtaba Khamenei...

Internasional

Trump Klaim Perang dengan Iran Segera Berakhir, Janjikan Harga Minyak Turun

finnews.id – Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump menyatakan konflik militer antara...