Home Internasional Jembatan di Sichuan Ambruk setelah Baru Diresmikan
Internasional

Jembatan di Sichuan Ambruk setelah Baru Diresmikan

Bagikan
Jembatan di Sichuan Ambruk
Jembatan di Sichuan Ambruk, Image: YouTube
Bagikan

finnews.id – Sebuah jembatan di Sichuan ambruk sebagian hanya beberapa bulan setelah peresmian.

Peristiwa ini terjadi di Provinsi Sichuan, wilayah barat daya Tiongkok, dan langsung memunculkan kepulan debu besar yang terlihat dari kejauhan.

Otoritas lokal menyebut kejadian ini terjadi di Jembatan Hongqi, yang baru beroperasi awal tahun ini.

Longsor di lereng pegunungan memicu keruntuhan sebagian struktur.

Walau tidak ada korban jiwa, masyarakat menilai insiden ini sebagai peringatan keras bagi keamanan infrastruktur di daerah pegunungan.

Retakan di Lereng Jadi Peringatan Awal

Jembatan Hongqi memiliki panjang sekitar 758 meter dan dibangun oleh Sichuan Road and Bridge Group.

Proyek itu bertujuan mempercepat konektivitas antara wilayah pegunungan dan kawasan perkotaan di Sichuan.

Beberapa hari sebelum kejadian, petugas menemukan retakan di lereng dan jalan di sekitar lokasi.

Pemerintah segera menutup akses pada Senin pagi setelah laporan lapangan menunjukkan potensi longsor.

Hujan deras yang terus mengguyur mempercepat pergerakan tanah. Pada Selasa sore, tanah di sekitar tebing mulai bergeser.

Dalam waktu singkat, longsor besar menghantam pondasi dan menyebabkan sebagian Jembatan Hongqi di Sichuan ambruk.

Video warga memperlihatkan rangka baja runtuh di tengah debu tebal, sementara batu besar berguling ke dasar lembah.

Risiko Besar Pembangunan di Wilayah Pegunungan

Insiden ini menunjukkan betapa berisikonya membangun infrastruktur di wilayah pegunungan yang labil.

Sichuan memiliki karakter tanah yang mudah longsor, terutama setelah curah hujan ekstrem.

Para ahli geoteknik menilai, proyek seperti Jembatan Hongqi memerlukan sistem pemantauan tanah dan drainase yang lebih modern agar tanda-tanda pergeseran bisa terdeteksi lebih awal.

Tim penyelidik lapangan menemukan indikasi bahwa faktor alam dan teknis berperan bersamaan.

Perusahaan kontraktor menyatakan seluruh proses pembangunan mengikuti standar keselamatan nasional.

Namun, kondisi alam di wilayah pegunungan mempercepat kerusakan struktur.

Pemerintah Provinsi Sichuan menugaskan tim ahli untuk meninjau ulang seluruh proyek jembatan di kawasan dengan risiko tinggi.

Bagikan
Artikel Terkait
Internasional

Asosiasi Eksorsis Internasional Minta Paus Tunjuk Khusus Imam Eksorsis di Seluruh Dunia

Finnews.id – Perwakilan dari Asosiasi Eksorsis Internasional (AIE) secara resmi meminta Paus...

Internasional

Tragedi Mayat Berbau Busuk British Airways, Kru Pesawat Dipuji

Finnews.id – Penerbangan atau dengan kata lain perjalanan jarak jauh dengan media...

Internasional

Dampak Perang di Timur Tengah: Warga Iran Dilarang Masuk Australia!

finnews.id – Australia melarang kunjungan warga Iran ke Negeri Kanguru. Alasannya, perang...

Internasional

Afrika Bakal Terapkan Pembatasan Ekspor Logam untuk Baterai

finnews.id – Pembatasan ekspor logam penting untuk baterai oleh Afrika memberikan pukulan...