Home Internasional Serangan Beruang Mematikan Terjadi di Glacier National Park, Pendaki Tewas
Internasional

Serangan Beruang Mematikan Terjadi di Glacier National Park, Pendaki Tewas

Bagikan
Serangan Beruang, Image: DALL·E 3
Bagikan

finnews.id – Insiden tragis terjadi di kawasan Glacier National Park, Montana, Amerika Serikat, setelah seorang pendaki ditemukan tewas diduga akibat serangan beruang liar. Korban diketahui bernama Anthony Pollio, pria berusia 33 tahun asal Fort Lauderdale, Florida.

Anthony sebelumnya dilaporkan hilang sejak Minggu saat melakukan aktivitas pendakian di salah satu jalur taman nasional yang dikenal memiliki populasi beruang grizzly cukup padat. Tim pencarian dan penyelamatan kemudian melakukan penyisiran intensif di area hutan lebat yang sulit dijangkau.

Beberapa hari setelah laporan kehilangan diterima, petugas akhirnya menemukan jasad korban di kawasan berhutan. Otoritas menyebut luka-luka yang ditemukan pada tubuh korban “konsisten dengan serangan beruang”.

Otoritas Tutup Jalur Pendakian

Pihak National Park Service langsung menutup sebagian jalur pendakian tempat korban ditemukan. Penutupan dilakukan demi alasan keselamatan sekaligus memberi ruang bagi proses investigasi lanjutan.

Glacier National Park sendiri selama ini dikenal sebagai “bear country” karena memiliki populasi beruang grizzly yang cukup besar. Selain grizzly, kawasan tersebut juga dihuni beruang hitam yang kerap terlihat di sekitar area hutan dan jalur pendakian.

Petugas taman nasional mengingatkan para pengunjung agar selalu membawa semprotan anti-beruang, berjalan dalam kelompok, serta menghindari meninggalkan makanan terbuka di area perkemahan.

Serangan Beruang Fatal Tergolong Langka

Meski kawasan Glacier National Park memiliki populasi beruang tinggi, serangan mematikan terhadap manusia sebenarnya tergolong jarang terjadi di Amerika Utara.

Menurut data otoritas taman nasional, insiden terakhir yang menyebabkan korban jiwa akibat serangan beruang di Glacier National Park tercatat pada tahun 1998 di kawasan Two Medicine Valley. Sementara cedera terakhir terkait serangan beruang terjadi pada Agustus 2025.

Sebuah penelitian yang dipublikasikan dalam Journal of Wildlife Management mencatat hanya 63 orang meninggal akibat serangan beruang hitam di Amerika Utara selama periode 1900 hingga 2009.

Namun para ahli satwa liar memperingatkan bahwa perubahan lingkungan dan meningkatnya aktivitas manusia di kawasan hutan dapat membuat beruang kehilangan rasa takut terhadap manusia. Kondisi itu berpotensi meningkatkan risiko konflik antara manusia dan satwa liar.

Bagikan
Artikel Terkait
Internasional

Hantavirus Mewabah di Kapal Pesiar MV Hondius, Otoritas Dunia Lakukan Pelacakan Massal

finnews.id – Sebuah kapal pesiar bernama MV Hondius kini menjadi pusat perhatian...

Internasional

Hantavirus Sebar Kepanikan di MV Hondius, Penumpang Diminta Isolasi

finnews.id – Wabah hantavirus di atas kapal pesiar MV Hondius memicu kekhawatiran...

Internasional

Trump Yakin Perdamaian dengan Iran Tetap Berjalan di Tengah Bentrokan Hormuz

finnews.id – Presiden Amerika Serikat Donald Trump menegaskan bahwa gencatan senjata dengan...

Internasional

Hantavirus Tewaskan Tiga Orang di Kapal Pesiar, WHO: Tidak Seperti COVID

FINNEWS.ID – Wabah hantavirus yang muncul di kapal pesiar mewah MV Hondius...