finnews.id – Pembalap Mercedes, George Russell, mulai menghadapi tekanan besar dalam persaingan Formula 1 musim 2026 setelah tertinggal dari rekan setimnya sendiri, Andrea Kimi Antonelli. Setelah empat seri berjalan, Russell kini berada 20 poin di belakang Antonelli yang tampil mengejutkan bersama Mercedes.
Situasi ini cukup mengejutkan mengingat Russell sebelumnya difavoritkan menjadi kandidat utama juara dunia F1 2026. Kebangkitan performa Mercedes-AMG Petronas Formula One Team pada era regulasi baru diyakini akan menjadi momentum terbaik Russell untuk meraih gelar juara dunia pertamanya.
Namun realita di awal musim justru berjalan berbeda.
George Russell Kehilangan Momentum dalam Tiga Balapan Terakhir
Russell sebenarnya membuka musim dengan sempurna setelah memenangkan Grand Prix Australia dari posisi pole. Kemenangan tersebut memperkuat statusnya sebagai unggulan utama perebutan gelar.
Akan tetapi, masalah mulai muncul pada seri berikutnya di China. Russell mengalami berbagai kendala teknis saat sesi kualifikasi, mulai dari kerusakan sayap depan hingga gangguan teknis pada mobil Mercedes miliknya.
Meski tetap mampu mengamankan posisi start kedua, jalannya balapan tidak berpihak kepadanya. Start buruk dan momen safety car membuat Russell kehilangan posisi penting, sementara Antonelli sukses memanfaatkan situasi untuk meraih kemenangan pertamanya musim ini.
Nasib kurang beruntung kembali menghantui Russell di Jepang. Strategi pit stop yang kurang tepat akibat munculnya safety car membuat peluang kemenangan menghilang. Russell bahkan kehilangan podium setelah disalip Charles Leclerc pada fase akhir balapan.
Hasil tersebut membuat Antonelli mengambil alih puncak klasemen sementara.
Andrea Kimi Antonelli Tampil di Luar Ekspektasi
Penampilan Antonelli menjadi salah satu kejutan terbesar musim ini. Pembalap muda asal Italia tersebut tampil sangat matang meski usianya belum genap 20 tahun.
Antonelli bahkan berhasil mencatat sejarah sebagai pembalap pertama yang mampu mengubah tiga pole position pertamanya menjadi tiga kemenangan beruntun di Formula 1.
Banyak pihak sebelumnya meragukan kesiapan Antonelli tampil kompetitif musim ini. Namun performanya justru berkembang sangat cepat dan membuat Russell berada di bawah tekanan besar.
Puncaknya terjadi pada GP Miami. Antonelli tampil dominan sepanjang akhir pekan dan berhasil mengungguli Russell dengan selisih sangat besar.
Dalam balapan tersebut, Antonelli finis 43 detik lebih cepat dibanding Russell yang hanya mampu menempati posisi keempat.