GP Kanada Jadi Momentum Penting George Russell
Meski tertinggal cukup jauh, musim masih sangat panjang. Masih ada 18 seri tersisa hingga akhir musim di Abu Dhabi pada Desember mendatang.
Namun GP Kanada kini dianggap sebagai momen krusial bagi Russell untuk menghentikan dominasi Antonelli sekaligus mengembalikan kepercayaan dirinya.
Sirkuit Montreal dikenal sebagai salah satu lintasan terbaik bagi Russell. Ia tampil sangat kuat di sana musim lalu dan berharap bisa kembali menemukan performa terbaiknya.
Russell sendiri mengakui bahwa GP Miami merupakan salah satu trek tersulit baginya karena karakter permukaan lintasan yang minim grip.
“Saya memang kesulitan di trek dengan grip rendah seperti Miami,” ujar Russell kepada Sky Sports F1.
Pernyataan tersebut sedikit menjelaskan mengapa performanya menurun drastis dibanding Antonelli pada seri terakhir.
Toto Wolff Percaya George Russell Belum Habis
Bos Mercedes, Toto Wolff, tetap yakin Russell mampu bangkit dalam perebutan gelar musim ini.
Menurut Wolff, Russell merupakan tipe pembalap yang tidak pernah menyerah dalam situasi sulit.
“George adalah petarung. Dia tidak pernah berhenti menyerang dan terus mencari cara untuk berkembang,” kata Wolff.
Keyakinan tersebut menjadi sinyal bahwa Mercedes masih percaya Russell bisa memberikan perlawanan serius kepada Antonelli sepanjang musim.
Persaingan internal Mercedes pun kini menjadi salah satu cerita paling menarik di Formula 1 2026. Di satu sisi ada Russell yang lebih berpengalaman dan sedang mengejar gelar dunia pertamanya, sementara di sisi lain Antonelli tampil sebagai bintang muda yang mulai mengubah peta persaingan F1.
Penutup
GP Kanada dapat menjadi titik balik penting bagi George Russell dalam menjaga peluang juara dunia Formula 1 2026. Jika kembali gagal mengimbangi performa Antonelli, tekanan terhadap Russell dipastikan akan semakin besar.
Sebaliknya, kemenangan di Montreal bisa menjadi momentum kebangkitan sekaligus menghidupkan kembali persaingan perebutan gelar dunia yang mulai dikuasai Antonelli.
Referensi: