Home Tekno Tiongkok Makin Ketat! Apple Hapus Dua Aplikasi Kencan Gay Terpopuler dari App Store Atas Perintah Pemerintah
Tekno

Tiongkok Makin Ketat! Apple Hapus Dua Aplikasi Kencan Gay Terpopuler dari App Store Atas Perintah Pemerintah

Bagikan
Aplikasi Kencan Gay
Apple terpaksa menghapus dua aplikasi kencan gay terbesar Tiongkok, Blued dan Finka, dari App Store karena adanya perintah dari otoritas Tiongkok.Foto:Unsplash @ Sayen Majhi
Bagikan

Finnews.id – Apple terpaksa menghapus dua aplikasi kencan gay terbesar Tiongkok, Blued dan Finka, dari App Store karena adanya perintah dari otoritas Tiongkok. Langkah ini menjadi sinyal pengetatan sensor terhadap komunitas LGBTQ+ di negara tersebut.

Kepatuhan Mutlak Apple di Pasar Terbesar

Apple sekali lagi menunjukkan kepatuhan mereka terhadap regulasi ketat Tiongkok. Perusahaan raksasa teknologi itu mengumumkan bahwa dua aplikasi kencan gay terbesar di Tiongkok, Blued dan Finka, telah dihapus dari toko aplikasinya menyusul adanya perintah resmi dari otoritas Beijing.

Juru bicara Apple menjelaskan dalam sebuah pernyataan bahwa penghapusan kedua aplikasi tersebut dilakukan berdasarkan “perintah dari Administrasi Ruang Siber Tiongkok (Cyberspace Administration of China)”.

Mereka tidak memberikan rincian lebih lanjut mengenai alasan spesifik di balik perintah tersebut.

“Kami mematuhi hukum di negara tempat kami beroperasi,” ujar juru bicara tersebut kepada The Associated Press.

Lenyapnya Ruang Gerak Komunitas

Tindakan ini mengirimkan sinyal jelas mengenai pengetatan kendali yang semakin intensif dari otoritas terhadap komunitas LGBTQ+ di Tiongkok. Meskipun homoseksualitas telah didekriminalisasi sejak tahun 1997, tekanan terhadap kelompok dan aktivis LGBTQ+ meningkat tajam dalam beberapa tahun terakhir, memaksa sejumlah kelompok berhenti beroperasi dan membatasi ruang gerak aktivisme.

Pemeriksaan menunjukkan bahwa baik Blued maupun Finka tidak lagi tersedia di App Store Apple wilayah Tiongkok. Walaupun versi “express” dari Blued masih ditemukan, tidak jelas apa perbedaan fungsi antara versi penuh dan versi ringkas tersebut.

Penghapusan ini bukan yang pertama; sebelumnya, aplikasi kencan gay populer lainnya, Grindr, juga ditarik dari App Store Tiongkok pada tahun 2022.

Baik Blued maupun Finka berada di bawah perusahaan induk yang sama, yaitu BlueCity, sebuah perusahaan yang didirikan di Tiongkok untuk melayani komunitas LGBTQ+ lokal dan internasional.

BlueCity sendiri telah dilepas dari bursa Nasdaq pada tahun 2022 dan kembali menjadi perusahaan privat (taken private).

Mengapa Apple Selalu Tunduk?

Para analis menyoroti posisi Apple yang unik dan rentan. Menurut George Chen, mitra dan co-chair praktik digital di The Asia Group, Apple adalah perusahaan teknologi asing yang paling bersedia mematuhi peraturan internet Tiongkok.

Alasannya sangat jelas: pasar Tiongkok terlalu penting.

Besarnya penjualan iPhone dan berbagai produk lain di pasar Tiongkok membuat Apple jarang menolak permintaan penghapusan aplikasi dari pemerintah Tiongkok.

Bagikan
Written by
Lina Setiawati

Bergabung dengan FIN CORP di 2024, Lina Setiawati membawa pengalaman jurnalistik lebih dari dua dekade sejak tahun 2000. Spesialisasinya mencakup analisis berita olahraga, dinamika politik, hukum, kriminal, serta peristiwa nasional terkini.

Artikel Terkait
Vivo X300 Series
Tekno

Gahar! vivo X300 Bawa Kamera ZEISS 200MP dan Chipset Dimensity 9500

finnews.id – vivo kembali menggebrak pasar smartphone flagship dengan merilis vivo X300....

Tekno

Baru Lagi, Motor Listrik China ini Resmi Masuk Indonesia

Finnews.id – Persaingan motor listrik di Indonesia semakin ketat. Kini produsen motor...

Tekno

Dobrakan Baru: WhatsApp Kini Hadir di Smartwatch Garmin, Balas Pesan Makin Praktis

finnews.id  – Produsen perangkat wearable terkemuka, Garmin, resmi mengumumkan integrasi aplikasi WhatsApp...

Tekno

Samsung Rilis Galaxy A57 dan A37, Begini Spesifikasinya

finnews.id – Samsung resmi memperkenalkan dua ponsel terbaru dari lini Galaxy A,...