Home Entertainment Benarkah Super Sentai Berakhir setelah 50 Tahun Produksi?
Entertainment

Benarkah Super Sentai Berakhir setelah 50 Tahun Produksi?

Bagikan
Super Sentai berakhir
Super Sentai berakhir, Image Source: Ranger Wiki
Bagikan

finnews.id – Kabar mengejutkan datang dari dunia tokusatsu Jepang. Serial legendaris Super Sentai, yang sudah menemani penonton sejak tahun 1975, disebut akan berakhir setelah 50 tahun tayang tanpa henti.

Benarkah kabar Super Sentai berakhir ini? Ayo kita telusuri kebenarannya. Laporan sudah marak diberitakan di media Jepang seperti Asahi Shimbun dan Oricon News. Menurut laporan tersebut, penjualan merchandise dan live show tidak lagi cukup untuk menutupi biaya produksi yang terus meningkat.

Namun, baik Toei Company (produser utama) maupun TV Asahi (penyiar) belum memberikan konfirmasi resmi. Jadi, apakah benar Super Sentai akan berhenti total, atau hanya berganti format?

Apa Itu Super Sentai?

Super Sentai adalah serial tokusatsu (efek spesial) tentang sekelompok pahlawan berwarna-warni yang melawan monster atau alien untuk menyelamatkan dunia.
Konsepnya sederhana tapi ikonik:

  1. Lima orang (biasanya tiga pria dan dua wanita).

  2. Punya warna khas (Merah sebagai pemimpin, lalu Biru, Kuning, Hitam/Hijau, dan Pink).

  3. Bertarung menggunakan senjata, robot raksasa, dan formasi tim.

  4. Setiap tahun berganti tema: ninja, dinosaurus, polisi, hingga bajak laut.

Serial pertamanya, Himitsu Sentai Gorenger (1975), menjadi pelopor format yang kemudian diadaptasi ke versi Amerika sebagai Power Rangers. Sejak itu, Super Sentai menjadi pilar budaya pop Jepang di samping Kamen Rider dan Ultraman.

Alasan di Balik Kabar “Akhir” Super Sentai

Beberapa alasan yang dikutip media Jepang dan internasional antara lain:

  1. Biaya produksi tinggi
    Pembuatan efek praktikal, kostum, robot, dan lokasi syuting tokusatsu semakin mahal setiap tahun.

  2. Penjualan mainan menurun
    Serial ini sangat bergantung pada penjualan mainan dan merchandise. Ketika pasar anak-anak berpindah ke game dan konten digital, penjualan fisik ikut turun.

  3. Persaingan hiburan digital
    Anak-anak masa kini lebih banyak menonton YouTube, TikTok, atau anime streaming ketimbang TV mingguan.

  4. Tanda 50 tahun titik ideal untuk menutup era
    Tahun 2025 menandai ulang tahun ke-50 Super Sentai, yang mungkin dijadikan momen refleksi bagi Toei untuk menata ulang formatnya.

No.1 Sentai Gozyuger Mungkin Jadi Seri Terakhir

Serial terbaru, No.1 Sentai Gozyuger, yang mulai tayang Februari 2025, disebut-sebut akan menjadi seri penutup Super Sentai.
Media seperti The Independent dan Channel News Asia menulis bahwa Gozyuger bisa menjadi “the final Sentai”, meski tanpa konfirmasi resmi dari Toei.

Beberapa pengisi suara dan aktor bahkan ikut menanggapi kabar ini. Yasuhisa Furuhara, pemeran di salah satu seri lama, menulis di X (Twitter),

“Bangga menjadi bagian dari sejarah 50 tahun ini.”

Sementara aktris Keiko Kitagawa mengunggah emoji “despair” saat berita ini muncul dan postingannya sudah netizen tonton lebih dari 15 juta kali dan terus bertambah.

Bagikan
Artikel Terkait
Entertainment

Dari Kenangan Jadi Berkah, Pakaian Dibagikan untuk Anak Panti Asuhan

finnews.id – Keluarga Vidi Aldiano memilih cara yang sederhana namun sarat makna,...

Entertainment

Matt Shadows dkk Kembali ke Indonesia! Ini Jadwal War Tiket Konser Avenged Sevenfold 2026

finnews.id – Kabar gembira bagi para Deathbat di Tanah Air. Grup band heavy...

Entertainment

Pembangunan Jembatan Suramadu Ganjil karena Tumbal Proyek

Finnews.id – Film horor dari Tanah Air berjudul Tumbal Proyek baru saja...

Entertainment

Kebenaran Terungkap, Pengacara Dirasuki Hantu dan Menangkan Sidang

Finnews.id – Bagi Anda penggemar Drama Korea (Drakor) tentunya tidak akan melewatkan...