finnews.id – Isu yang menyelimuti Ridwan Kamil kembali memanas setelah beredarnya rekaman suara yang diduga milik seorang perempuan bernama Lisa Mariana. Dalam potongan rekaman yang menyebar luas di media sosial, terdengar suara yang meminta uang senilai Rp2,5 miliar dengan nada ancaman akan membuka hubungan pribadi mereka ke publik.
Namun, klaim tersebut langsung dibantah keras oleh tim kuasa hukum Ridwan Kamil. Dalam konferensi pers yang digelar di Kemang, Jakarta Selatan, Jumat 4 April 2025, pengacara Ridwan Kamil, Muslim Jaya Butar-Butar, menyebut bahwa rekaman tersebut tidak valid dan diduga kuat merupakan hasil rekayasa teknologi artificial intelligence (AI).
“Rekaman Itu Hoaks”
Muslim menegaskan bahwa tidak pernah ada permintaan uang sebagaimana yang dinarasikan dalam rekaman yang beredar. Ia meminta publik untuk tidak langsung mempercayai konten viral yang belum terverifikasi kebenarannya.
“Terkait narasi-narasi permintaan uang yang ada di media sosial, kalau tidak salah, 2 miliar itu berapa tuh ya? Sekali lagi kami sampaikan, narasi-narasi yang ada di media sosial itu hoaks, tidak ada,” tegas Muslim.
Ia juga menyebut bahwa bentuk rekayasa seperti ini sangat mungkin dilakukan dengan teknologi AI, terutama dalam menciptakan suara yang menyerupai individu tertentu. Menurutnya, rekaman yang dikaitkan dengan Ridwan Kamil dan Lisa Mariana kemungkinan besar merupakan hasil manipulasi digital untuk membentuk opini negatif di ruang publik.
Upaya Penggiringan Opini
Selain menekankan aspek teknis, tim hukum Ridwan Kamil menilai bahwa kemunculan rekaman ini merupakan bagian dari upaya sistematis untuk menggiring opini publik dan mencemarkan nama baik klien mereka.
“Artinya, menggunakan suara dari diduga LM mungkin dengan RK, suara-suaranya kemudian dinarasikan. Itu juga salah satu kelemahan daripada artificial intelligence. Jadi, itu adalah tidak benar,” lanjut Muslim.
Pernyataan ini muncul di tengah ramainya perbincangan seputar hubungan antara Ridwan Kamil dan Lisa Mariana, yang telah menjadi sorotan dalam beberapa pekan terakhir. Meski demikian, pihak Ridwan Kamil tetap menyatakan komitmennya untuk menempuh jalur hukum jika diperlukan guna menjaga kehormatan pribadi dan keluarganya.