finnews.id – Kepolisian bersama PT Jasamarga Semarang Batang, mengimplementasikan sistem contra flow atau lawan arus di ruas Tol Semarang – Batang.
Langkah ini dilakukan guna mengatasi lonjakan volume kendaraan pemudik saat arus balik, agar tidak terjadi penumpukan di ruas Tol tersebut.
Langkah ini diambil pada Jumat sore, tepatnya pada pukul 16.54 WIB, saat arus lalu lintas menuju barat mulai mengalami peningkatan signifikan.
Direktur Utama PT Jasamarga Semarang Batang, Nasrullah menjelaskan pemberlakuan Contra Flow dimulai di Kilometer 390 hingga 385, tepatnya di wilayah Kabupaten Batang.
“Pemberlakuan contra flow mulai pukul 16.54 WIB, terpantau arus yang menuju barat mulai meningkat,” ungkap Nasrullah kepada wartawan, Jumat 4 April 2025.
Pihaknya menghimbau kepada seluruh pengguna jalan Tol, untuk memeriksa kondisi kendaraan dan mengikuti arahan dari petugas di lapangan demi kelancaran perjalanan.
Menurut data terbaru dari Pos Terpadu Gerbang Tol Kalikangkung Semarang, jumlah kendaraan yang melintas masuk dari arah timur ke barat mencapai 33.273 unit.
Data kendaraan pemudik arus balik tersebut tercatat pada periode pukul 06.00 hingga 17.00 WIB, yang melintas di ruas Tol Semarang – Batang.
Peningkatan arus balik sudah terasa sejak pukul 09.00 WIB, dengan kendaraan yang melewati Gerbang Tol Kalikangkung mencapai lebih dari 3.000 unit per jam.
Kepala Pos Terpadu Gerbang Tol Kalikangkung Semarang, AKP Sujid Riyanto menambahkan, meskipun volume kendaraan meningkat, kondisi lalu lintas di gerbang tol tetap lancar tanpa antrean panjang.
“Kondisi gerbang Tol Kalikangkung ramai lancar, tidak ada antrean,” kata AKP Sujid Riyanto.
Penerapan sistem contra flow di ruas Tol Semarang – Batang, diharapkan dapat mengurangi kepadatan dan memberikan kenyamanan bagi pemudik.