Home News Menteri Satryo Soemantri Brodjonegoro Diduga Terlibat Kekerasan terhadap Pegawai, Harta Kekayaan Capai Rp 46 Miliar
News

Menteri Satryo Soemantri Brodjonegoro Diduga Terlibat Kekerasan terhadap Pegawai, Harta Kekayaan Capai Rp 46 Miliar

Menteri Satryo Soemantri Brodjonegoro diduga lakukan kekerasan terhadap pegawai. Harta kekayaan beliau tercatat hingga Rp 46 miliar, memicu aksi demo

Bagikan
Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendiktisaintek) Satryo Soemantri Brodjonegoro. (Anisa Zahro/Disway)
Bagikan

Menteri Satryo Soemantri Brodjonegoro diduga lakukan kekerasan terhadap pegawai. Harta kekayaan beliau tercatat hingga Rp 46 miliar, memicu aksi demo.

finnews.id – Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendiktisaintek) Satryo Soemantri Brodjonegoro kini terlibat dalam sorotan tajam setelah dugaan kekerasan terhadap pegawainya mencuat.

Tindakan tersebut, yang disertai dengan pemecatan sewenang-wenang, memicu aksi demo besar-besaran dari pegawai Kementerian. Belum selesai dengan isu tersebut, harta kekayaan Satryo Soemantri Brodjonegoro yang mencapai Rp 46 miliar kini juga menjadi perhatian publik.

Kekayaan Satryo Soemantri Brodjonegoro Berdasarkan LHKPN

Dalam laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) tertanggal 7 Desember 2024, Satryo Soemantri Brodjonegoro mengungkapkan total harta kekayaan yang fantastis. Laporan tersebut mencatatkan kekayaan yang mencapai Rp 46.050.000.000, atau sekitar Rp 46 miliar.

Sebagai Menteri dalam Kabinet Merah Putih, Satryo Soemantri Brodjonegoro tercatat memiliki beberapa aset bernilai tinggi.

Satryo Soemantri Brodjonegoro tercatat memiliki enam bidang tanah dan bangunan yang tersebar di Jakarta Selatan, Tangerang, dan Buleleng, Bali. Nilai keseluruhan properti tersebut mencapai Rp 33,6 miliar.

Selain itu, Satryo Soemantri Brodjonegoro juga memiliki sejumlah kendaraan mewah, seperti BMW X3 2016 seharga Rp 400 juta, Toyota Innova Reborn 2020 senilai Rp 200 juta, BYD SEAL 2024 seharga Rp 700 juta, serta Ford Escape 2011 yang merupakan hadiah.

Selain properti dan kendaraan, Satryo Soemantri Brodjonegoro juga memiliki uang tunai dan setara kas sebesar Rp 11 miliar. Dalam laporan tersebut, ia menyebut tidak memiliki hutang.

Keberadaan harta yang melimpah ini semakin memicu spekulasi di tengah konflik yang terjadi di Kementerian, di mana Satryo Soemantri Brodjonegoro sebagai pemimpinnya.

Sementara itu, aksi protes oleh pegawai Kementerian ini bermula dari pemecatan salah seorang pegawai, Neni Herlina, yang bekerja sebagai pengurus rumah tangga Kementerian. Ketua Paguyuban Pegawai Ditjen Dikti, Suwitno, mengungkapkan bahwa pemecatan tersebut tidak memperhatikan regulasi yang berlaku, bahkan terkesan sewenang-wenang.

Bagikan
Artikel Terkait
Prabowo Tegaskan DPR Cabut Kebijakan Kontroversial dan Anggota Bermasalah Dicopot
News

Prabowo Tegaskan DPR Cabut Kebijakan Kontroversial dan Anggota Bermasalah Dicopot

finnews.id – Presiden Prabowo Subianto mengambil langkah tegas dalam merespons gelombang keresahan...

PAN Nonaktifkan Eko Patrio dan Uya Kuya dari DPR, Menyusul Langkah NasDem
News

PAN Nonaktifkan Eko Patrio dan Uya Kuya dari DPR, Menyusul Langkah NasDem

finnews.id – Jakarta kembali dikejutkan dengan keputusan politik yang dramatis. Dewan Pimpinan...

Kapolri Didesak Mundur dari Jabatannya, Listyo Sigit: Prajurit Siap Kapan Saja!
News

Kapolri Didesak Mundur dari Jabatannya, Listyo Sigit: Prajurit Siap Kapan Saja!

finnews.id – Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo buka suara soal desakan masyarakat...

News

Persiapan Flypast Hari Merdeka, Malaysia Tutup Sementara Ruang Udara

finnews.id – Jelang perayaan Hari Kemerdekaan Malaysia ke-68 tanggal pada 31 Agustus...