finnews.id –— Apple resmi mengumumkan kemitraan baru dan perluasan kerja sama dengan dua perusahaan manufaktur asal Amerika Serikat (AS). Langkah ini bertujuan memproduksi komponen serta material utama untuk dua ponsel unggulannya, yakni iPhone Duo dan iPhone 18 Pro.
Melalui pengumuman resmi tersebut, Apple mencatat sebanyak 100 komponen untuk iPhone Duo dan iPhone 18 Pro kini diproduksi langsung di negeri asalnya.
Mengutip laporan MacRumors, dua perusahaan manufaktur yang menjalin kemitraan strategis dengan Raksasa Teknologi asal Cupertino tersebut adalah Perryman dan Qnity Electronics.
Langkah ini menjadi bagian dari komitmen besar Apple yang mengucurkan investasi senilai US$600 miliar (sekitar Rp10,79 kuadriliun) khusus untuk manufaktur dan inovasi di AS hingga akhir tahun 2029.
Peran Perryman dan Qnity Electronics
Lewat perluasan kerja sama ini, Apple menyuntikkan modal tambahan senilai US$100 juta (sekitar Rp1,7 triliun) kepada Perryman untuk jangka waktu tiga tahun ke depan. Perryman akan memproduksi material titanium khusus yang menjadi bahan utama casing iPhone Duo.
Sementara itu, Qnity Electronics—perusahaan yang berbasis di Delaware—dipercaya untuk memproduksi film canggih (advanced film). Komponen ini bakal mendukung sistem kamera berteknologi variable aperture pada model iPhone 18 Pro.
“Kecerdasan Amerika sangat penting bagi semua produk kami, mulai dari titanium yang dibuat untuk iPhone Duo hingga inovasi kamera terobosan di iPhone 18 Pro,” ujar Chief Operating Officer (COO) Apple, Sabih Khan.
Ia mengimbuhkan, “Kami bangga bekerja sama dengan Perryman dan Qnity Electronics untuk terus memperluas Program Manufaktur Amerika kami dan mendukung lapangan kerja di AS.”
Komitmen Jangka Panjang di Negeri Paman Sam
Selain dua kemitraan tersebut, Apple menargetkan seluruh kaca pelindung untuk semua model iPhone dan Apple Watch yang dijual secara global akan diproduksi oleh Corning di Kentucky, AS, pada akhir tahun 2026.
CEO Apple, John Ternus, turut menegaskan pengumuman ini melalui unggahan di platform X. Ia menyoroti komitmen perusahaan dalam mendorong pembukaan lapangan kerja baru sekaligus memacu inovasi teknologi di tanah air mereka.