finnews.id – Repair body mobil menjadi solusi ketika bodi kendaraan mengalami baret, penyok, bumper retak, hingga kerusakan yang lebih serius. Besaran biaya sangat bergantung pada tingkat kerusakan, panel yang diperbaiki, jenis bengkel, merek cat, hingga warna khusus yang digunakan.
Karena itu, sebelum membawa mobil ke bengkel, ada baiknya mengenali lebih dulu skala kerusakan yang terjadi.
Jenis Kerusakan Bodi Mobil
Setiap kerusakan membutuhkan penanganan berbeda. Bengkel akan menyesuaikan metode perbaikan dengan tingkat kerusakan pada kendaraan.
1. Kerusakan Ringan
Kerusakan ringan menjadi jenis yang paling sederhana untuk ditangani. Contohnya meliputi goresan kuku, baret akibat kerikil atau stone chips, serta penyok kecil yang belum merusak lapisan cat.
Untuk kondisi seperti ini, proses perbaikan biasanya tidak membutuhkan waktu lama. Bengkel bahkan dapat menyelesaikannya dalam hitungan jam, tergantung kondisi panel dan metode perbaikan yang digunakan.
2. Kerusakan Sedang
Kerusakan masuk kategori sedang ketika penyok sudah cukup luas pada satu atau dua panel. Goresan yang menembus hingga lapisan primer juga masuk dalam kategori ini.
Selain itu, bumper yang mengalami retak membutuhkan penanganan lebih lanjut. Bengkel biasanya perlu melakukan pendempulan sebelum melanjutkan proses pengecatan ulang.
3. Kerusakan Berat
Kerusakan berat membutuhkan penanganan yang jauh lebih kompleks. Kondisi ini mencakup deformasi rangka, kaca yang pecah, hingga kerusakan komponen mekanis yang berada di balik bodi.
Untuk memperbaikinya, bengkel membutuhkan peralatan khusus seperti frame aligner atau alat penarik sasis. Karena prosesnya lebih kompleks, waktu pengerjaan juga bisa mencapai berminggu-minggu.
Estimasi Biaya Repair Body Mobil 2026
Estimasi biaya repair body mobil pada 2026 sangat bergantung pada jenis panel dan pilihan bengkel. Selain itu, merek cat yang digunakan juga dapat memengaruhi biaya. Beberapa merek cat yang disebut dalam materi antara lain Sikken, Spies Hecker, dan Blinken.