finnews.id – Laga nostalgia penuh gengsi akan tersaji di Stadion Sukru Saracoglu saat Fenerbahce berhadapan dengan Roma, pada Kamis, 10 September 2026, pukul 23.45 WIB.

Kedua tim yang cukup lama terlempar dari panggung utama Liga Champions kini kembali bersaing di kompetisi paling bergengsi antarklub Eropa tersebut.

Bagi Fenerbahce, keberhasilan ini menghapus dahaga panjang sejak penampilan terakhir mereka pada 2008.

Setelah sembilan kali tersingkir di babak kualifikasi, raksasa Turki ini akhirnya mengamankan tiket fase liga.

Perjalanan mereka penuh dinamika, kekalahan dari Benfica musim lalu memicu kepindahan Jose Mourinho yang kemudian digantikan Domenico Tedesco.

Meski gagal meraih gelar Super Lig dari Galatasaray, pelatih saat ini, Ismail Kartal, sukses mengantar tim melewati adangan Gornik Zabrze, Sturm Graz, hingga kemenangan panas di fase kualifikasi melawan Lyon.

Awal Musim Kontras: Konsistensi Roma vs Instabilitas Fenerbahce

Meski mencatatkan 154 laga di kompetisi UEFA selama periode penantian tersebut, Fenerbahce menatap laga ini dengan modal domestik yang kurang meyakinkan.

Anak asuh Kartal sempat tersandung dari Genclerbirligi pada laga pembuka dan baru saja menelan kekalahan pahit dari rival abadi mereka, Besiktas, di kandang sendiri.

Kondisi bertolak belakang dialami Roma. Setelah menanti selama tujuh tahun, yang sempat diwarnai raihan trofi Conference League, klub berjuluk Giallorossi ini kembali ke panggung elite Eropa.

Tim asuhan Gian Piero Gasperini melaju kencang berkat performa impresif akhir musim lalu dan start sempurna musim ini dengan menyapu bersih tiga kemenangan awal Serie A, mengemas 10 gol, dan memuncaki klasemen sementara.

Ketajaman striker Donyell Malen yang sudah mengoleksi lima gol menjadi senjata utama Roma sebelum nantinya bertemu lawan-lawan berat seperti Jose Mourinho dan Luis Enrique.

Kondisi Skuad dan Perkiraan Pemain

Tuan rumah dipastikan kehilangan Matteo Guendouzi akibat sanksi larangan bertanding setelah keributan pascamatch melawan Lyon, serta Jayden Oosterwolde yang mengalami cedera paha usai gagal dalam tes medis di Roma.