Nixon berharap semakin banyak pelaku usaha kopi lokal tumbuh menjadi brand nasional dan mampu bersaing di pasar global. BTN, kata dia, juga ingin mengambil peran dalam mendukung pertumbuhan tersebut melalui dukungan transaksi dan digitalisasi.
Melalui balé by BTN, perseroan mendorong pengalaman transaksi yang lebih mudah, aman, dan seamless. Digitalisasi bagi BTN tidak sekadar mengubah transaksi konvensional menjadi digital, tetapi juga harus mampu memperbaiki pengalaman pengguna, memperluas pasar, dan membuka peluang baru bagi pelaku usaha.
Nixon mengajak seluruh pihak yang terlibat dalam ICX 2026 untuk melanjutkan koneksi yang telah terbentuk selama pameran menjadi kolaborasi nyata.
“Jangan hanya membawa pulang kopi. Bawa pulang koneksi baru, inspirasi baru, dan kolaborasi baru. Mari kita lanjutkan apa yang sudah dimulai di ICX ini menjadi kolaborasi nyata setelah acara ini selesai,” ujarnya.
Pada hari terakhir, ICX Jakarta 2026 juga menghadirkan berbagai aktivitas interaktif, edukasi, kompetisi, dan business networking. Salah satunya sesi Brew Talks oleh Arutala Coffee bertajuk From Roastery to Market: Building a Coffee Brand that Consumers Choose, yang membahas perjalanan membangun brand kopi dari biji hingga menjadi produk yang dipercaya konsumen.
Puncak kompetisi diisi babak final Indonesia Barista Championship (IBC) Regional 1 Jakarta. Enam finalis yang lolos setelah melewati dua babak sebelumnya adalah I Putu Yoko Permana dari Anomali Coffee, Michelle Chandra sebagai kompetitor independen, Diazka Setya Prakasa dari Toko Kopi Tuku, Aga Muhammad dari Ahead Coffee and Roastery, Maximillian Periatna dari Ratio Coffee Brewers, serta Abednego Ivan Laoh dari Makmur Jaya Coffee Roaster.
Ketua Umum Specialty Coffee Association of Indonesia (SCAI) Daryanto Witarsa mengatakan, persaingan final menunjukkan kematangan peserta, baik dari sisi racikan maupun presentasi.
“Enam finalis yang naik ke panggung hari ini sudah melalui seleksi yang ketat, dan yang kami lihat bukan cuma soal rasa, tapi bagaimana mereka bisa bercerita lewat kopi yang mereka sajikan. Ini yang membuat IBC tahun ini terasa lebih hidup,” ujar Daryanto.