Praktik ini dinilai berkaitan erat dengan fakta persidangan perkara Blok Mandiodo yang mengungkap penggunaan dokumen kouta RKAB perusahaan lain untuk melegalisasi penjualan nikel tanpa izin resmi yang selanjutnya didistribusikan ke berbagai smelter di wilayah Sulawesi.
KOSMAK Desak Kejaksaan Agung Usut Tuntas Kasus Korupsi Batu Bara Rp5 Triliun dan Dugaan Pemerasan di Blok Mandiodo