finnews.id – Charles Leclerc akhirnya menjawab semua keraguan yang mengiringinya dalam beberapa seri terakhir Formula 1 musim 2026. Pembalap Ferrari itu tampil impresif untuk meraih kemenangan di Grand Prix Inggris di Sirkuit Silverstone, sekaligus mengakhiri paceklik kemenangan yang telah berlangsung sejak GP Amerika Serikat 2024.

Hasil tersebut menjadi angin segar bagi Leclerc setelah sebelumnya terus menjadi sasaran kritik akibat performanya yang dinilai menurun. Bahkan menjelang balapan di Silverstone, perhatian lebih banyak tertuju kepada rekan setimnya, Lewis Hamilton, yang tampil konsisten dengan tiga podium beruntun, termasuk kemenangan di Barcelona.

Namun, Leclerc berhasil membalikkan keadaan. Setelah memulai balapan dari barisan depan, pembalap asal Monako itu melakukan start yang sangat baik untuk merebut posisi terdepan dari Andrea Kimi Antonelli pada tikungan pertama. Ia kemudian mampu mempertahankan keunggulan hingga finis, meski balapan berakhir di belakang safety car setelah insiden yang melibatkan Max Verstappen.

Melalui radio tim sesaat setelah melewati garis finis, Leclerc meluapkan emosinya.

“Akhirnya! Kemenangan ini terasa sangat spesial. Kerja keras kami akhirnya terbayar. Masa-masa sulit tidak akan bertahan selamanya, hanya orang-orang tangguh yang mampu bertahan,” ujar Leclerc.

Leclerc Akui Sempat Dikelilingi Narasi Negatif

Dalam konferensi pers seusai balapan, Leclerc mengaku kemenangan di Silverstone memiliki arti yang jauh lebih besar dibanding sekadar tambahan poin atau trofi.

Ia mengungkapkan bahwa beberapa balapan terakhir menjadi periode yang berat karena berbagai kritik dan narasi negatif yang terus bermunculan mengenai performanya.

“Ini sangat berarti bagi saya. Ketika situasi menjadi sulit, seperti beberapa balapan terakhir, tentu banyak narasi negatif yang muncul. Lingkungan seperti itu tidak mudah untuk dijalani,” kata Leclerc.

Meski demikian, ia memilih tetap fokus bekerja bersama Ferrari daripada memikirkan komentar dari luar.

“Saya bangga kepada seluruh tim yang terus mendorong saya untuk menemukan kembali perasaan yang tepat dengan mobil. Ini baru langkah pertama, tetapi hasil ini memberi kami keyakinan.”