Messi Kejar Rekor Baru
Penampilan gemilang melawan Aljazair juga memiliki arti khusus bagi Messi.
Bermain di Piala Dunia keenam sepanjang kariernya, sang legenda Argentina terus menambah catatan luar biasa yang telah ia ukir selama lebih dari dua dekade.
Hat-trick tersebut membuat Messi semakin mempertegas statusnya sebagai salah satu pemain paling produktif dalam sejarah turnamen.
Konsistensi yang masih terjaga pada usia yang mendekati 40 tahun menjadi bukti bahwa kualitasnya belum banyak berkurang.
Jika mampu mempertahankan performa seperti ini hingga babak gugur, peluang Messi untuk meraih Sepatu Emas Piala Dunia 2026 akan semakin besar.
Aturan Penentuan Sepatu Emas
FIFA memberikan penghargaan Sepatu Emas kepada pemain yang mencetak gol terbanyak sepanjang turnamen.
Apabila terdapat dua atau lebih pemain yang memiliki jumlah gol sama, maka jumlah assist akan menjadi penentu.
Jika masih imbang, pemain dengan total menit bermain lebih sedikit akan mendapatkan peringkat lebih tinggi.
Aturan tersebut membuat setiap gol, assist, dan bahkan menit bermain dapat menjadi faktor penting dalam menentukan siapa yang akhirnya membawa pulang penghargaan individu paling bergengsi bagi para penyerang di Piala Dunia.
Penutup
Lionel Messi mengawali Piala Dunia 2026 dengan cara yang sempurna.
Hat-trick ke gawang Aljazair menempatkannya di posisi terdepan dalam perburuan Sepatu Emas sekaligus mengirim pesan kuat kepada para rivalnya.
Meski masih banyak pertandingan tersisa, bintang Argentina itu berhasil mencuri perhatian dunia dan membuktikan bahwa dirinya tetap menjadi ancaman terbesar di depan gawang.
Kini, Mbappe, Haaland, Kane, dan sederet penyerang elite lainnya harus bekerja lebih keras jika ingin menggusur Messi dari puncak daftar pencetak gol.
Referensi:
- FIFA World Cup 2026 – Messi Leads Mbappe and Haaland in Golden Boot Race