Finnews.id – SPORT Kanada akan menghadapi Bosnia-Herzegovina pada laga perdana Grup B Piala Dunia 2026 di Toronto Stadium (BMO Field), Sabtu dini hari WIB.
Pertandingan ini menjadi sejarah baru karena untuk pertama kalinya laga Piala Dunia putra digelar di tanah Kanada.
Sebagai salah satu tuan rumah, Kanada tampil dengan ekspektasi tinggi meski belum pernah meraih kemenangan di ajang Piala Dunia sebelumnya.
Sementara itu, Bosnia-Herzegovina datang dengan status kuda hitam setelah sukses menyingkirkan Italia lewat drama adu penalti di babak kualifikasi.

Performa Kanada: Solid di Belakang, Tumpul di Piala Dunia

Tim nasional Kanada menunjukkan performa menjanjikan turnamen jelang ini.
Pasukan Jesse Marsch belum terkalahkan sepanjang 2026 dengan catatan delapan laga tanpa kekalahan.
Masalah utama Kanada masih sama: produktivitas gol di Piala Dunia.
Dalam sejarahnya, Kanada baru mencetak dua gol di turnamen ini, dengan catatan selalu kalah dalam dua laga pembuka sebelumnya.
Meski begitu, lini pertahanan mereka cukup solid dengan enam clean sheet dalam delapan pertandingan terakhir.

Alphonso Davies Diragukan Tampil

Kapten Kanada, Alphonso Davies, diragukan tampil karena mengalami cedera hamstring.
Jayden Nelson dipanggil menggantikan Marcelo Flores yang mengalami cedera ACL saat membela Tigres.
Sementara itu, Moise Bombito juga kemungkinan belum siap bermain karena masih dalam tahap pemulihan cedera tulang kering kiri.

Sementara itu, Moise Bombito juga kemungkinan belum siap bermain karena masih dalam tahap pemulihan cedera tulang kering kiri.
Setelah absen di Piala Dunia sebelumnya akibat patah kaki, Maxime Crepeau diproyeksikan menjadi penjaga gawang utama Kanada.
Jonathan Osorio berpeluang tampil di kota kelahirannya. Sementara itu, pencetak gol terbanyak sepanjang sejarah Kanada,
Jonathan David, hanya membutuhkan satu gol lagi untuk mencapai torehan 40 gol internasional.

Cyle Larin dan Osorio saat ini sama-sama mengoleksi 90 penampilan untuk tim nasional.
Kondisi ini membuat Kanada harus mengandalkan kedalaman skuad untuk menjaga keseimbangan tim.

Bosnia Herzegovina Dikadang jadi Kuda Hitam

Bosnia-Herzegovina datang dengan kepercayaan diri yang tinggi. Mereka lolos ke Piala Dunia setelah menyingkirkan Italia dan Wales melalui adu penalti yang dramatis.
Di bawah pelatih Sergej Barbarez, Bosnia mencatat delapan laga tanpa kekalahan.
Lini pertahanan mereka juga cukup disiplin dengan hanya kebobolan satu gol atau kurang dalam enam pertandingan terakhir.
Namun, kondisi kapten Edin Džeko masih diragukan setelah mengalami cedera bahu.