Kehadiran pemain dengan kualitas taktis seperti Tonali dinilai bakal memberikan stabilitas serta keamanan teknis yang luar biasa bagi lini tengah City, terutama dalam masa transisi pasca-era Rodri.
Pemain Newcastle berusia 26 tahun tersebut dikenal memiliki etos kerja yang tinggi dalam membantu pertahanan, sekaligus punya kemampuan tersembunyi untuk mencetak gol pada momen-momen krusial.
Dampak Besar Bagi Peta Persaingan Liga
Profil Tonali ini cukup kontras jika dibandingkan dengan Elliot Anderson yang cenderung lebih ofensif.
Anderson lebih menonjol dalam hal kemampuan membawa bola secara eksplosif serta fleksibilitas posisi di area sepertiga akhir lapangan lawan.
Di sisi lain, kegagalan Newcastle United menembus kompetisi Eropa musim ini disebut-sebut memaksa manajemen di St James Park untuk menyeimbangkan neraca keuangan klub. Menjual salah satu pemain bintang mereka menjadi opsi yang cukup realistis saat ini.
Jika Arsenal memutuskan untuk bergerak agresif mendekati Tonali, maka perang penawaran harga antara City dan Arsenal tidak hanya akan memanaskan bursa transfer, tetapi juga bakal berpengaruh besar pada peta persaingan perebutan gelar juara Premier League musim depan.