Di lini pertahanan, bek Atletico Madrid, Marc Pubill, menjadi satu-satunya pemain yang belum memiliki caps internasional di skuad Spanyol saat ini.
Pemain berusia 22 tahun itu berpeluang melakoni debutnya sebagai starter di pos bek tengah, mendampingi nama-nama seperti Pau Cubarsi, Eric Garcia, atau Aymeric Laporte.
Kapten tim, Rodri, diperkirakan tampil sejak awal namun tidak akan bermain penuh selama 90 menit. Sementara itu, kuartet penggawa Barcelona yaitu Gavi, Pedri, Dani Olmo, dan Ferran Torres berada dalam kondisi siap tempur.
Dari kubu Irak, kiper sekaligus kapten utama, Jalal Hassan, bersiap mencatatkan penampilan internasionalnya yang ke-101.
Ia akan dikawal oleh kuartet lini belakang yang diisi oleh Hussein Ali, Zaid Tahseen, Akam Hashim, dan Merchas Doski.
Di sektor tengah, Zidane Iqbal, mantan pemain muda Manchester United yang kini merumput di Utrecht, akan bersaing dengan Amir Al-Ammari, Aimar Sher, dan Kevin Yakob untuk memperebutkan posisi utama.
Untuk urusan menjebol gawang lawan, Irak akan bertumpu pada striker tajam Aymen Hussein yang telah mengoleksi 33 gol dari 93 laga internasional. Ia kemungkinan besar akan ditandemkan dengan penyerang milik Ipswich Town, Ali Al-Hamadi.
Prakiraan Susunan Pemain
- Spanyol (4-3-3):
Simon; Porro, Pubill, Cubarsi, Cucurella; Gavi, Rodri, Pedri; Pino, Oyarzabal, Torres. - Irak (4-4-2):
Hassan; H. Ali, Tahseen, Hashim, Doski; Amyn, Al-Ammari, Sher, Bayesh; Al-Hamadi, Hussein.
Analisis Akhir dan Prediksi Skor
Sekalipun Spanyol tidak menurunkan komposisi pemain terbaiknya sejak menit awal, kedalaman skuad yang dimiliki juara Eropa ini tetap terlampau mewah bagi Irak.
Di atas kertas, kualitas individu dan kolektivitas permainan Spanyol masih berada beberapa level di atas sang lawan yang secara peringkat terpaut 50 tangga lebih.
Irak sendiri tampak masih kesulitan tampil dominan, terlihat dari kemenangan tipis atas tim lemah Eropa, Andorra, bulan lalu.
Sebaliknya, La Roja sedang dalam tren performa yang sangat stabil sejak tahun 2024.