3. Lady with an Ermine (1489–1490)
Sesuai judulnya, lukisan “Lady with an Ermine” karya Leonardo da Vinci ini menampilkan seorang wanita yang sedang memegang seekor cerpelai (ermine).
Pada era Renaisans, hewan cerpelai dikenal sebagai simbol kemurnian dan kehormatan, sehingga kehadirannya dalam lukisan ini dipercaya memiliki makna simbolis yang kuat.
Sementara itu, arah pandangan dan posisi tubuh wanita yang tampak sedikit menyamping, ditambah senyum tipis yang misterius, seolah sedang merespons sesuatu di sekitarnya, menciptakan kesan hidup dan dinamis. Melalui karya ini, Leonardo ingin menunjukkan bahwa perempuan bukan hanya sekadar objek potret, melainkan individu dengan pikiran, emosi, dan karakter yang kuat.
Saat ini, lukisan-lukisan Leonardo da Vinci tersebar dan disimpan di berbagai museum besar di seluruh dunia. Louvre Museum di Paris menyimpan beberapa lukisan Leonardo da Vinci, termasuk maha karya terkenalnya, “Mona Lisa”. Salah satu versi “Virgin of the Rocks” juga disimpan di Louvre Museum, sedangkan versi lainnya disimpan di National Gallery, London.
Karya monumental “The Last Supper”, yang dilukis langsung di dinding ruang makan, tetap berada di Santa Maria Delle Grazie, Milan, sesuai lokasi aslinya sejak abad ke-15. Lalu, lukisan “The Lady with Ermine” saat ini dipajang di Museum Czartoryski, Polandia. Sementara itu, beberapa karya Leonardo da Vinci lainnya, seperti Lukisan “Salvator Mundi”, sering berpindah-pindah antara koleksi pribadi dan pameran seni internasional.