Pastikan angka dan huruf pada fisik mesin terlihat jelas dan tidak ada tanda-tanda bekas kikir atau ketokan ulang. Jika nomor tersebut tidak sesuai atau terlihat mencurigakan, segera batalkan niat membeli. Motor dengan nomor yang tidak akurat berpotensi besar sebagai barang hasil kejahatan atau ilegal.
4. Uji Suara Mesin dalam Kondisi Dingin
Mintalah kepada penjual untuk tidak menyalakan mesin sebelum Anda tiba di lokasi. Mesin yang dinyalakan dalam kondisi dingin akan menunjukkan performa aslinya. Dengarkan secara saksama suara yang keluar dari blok mesin.
Mesin yang sehat akan menghasilkan suara yang konstan, halus, dan tidak mengeluarkan bunyi logam yang beradu (ngelitik). Pastikan juga asap yang keluar dari knalpot tidak berwarna putih, karena asap putih menandakan adanya kebocoran oli ke ruang bakar yang membutuhkan biaya turun mesin cukup mahal.
5. Periksa Sistem Kelistrikan dan Indikator
Motor modern sangat bergantung pada sistem kelistrikan. Anda harus mencoba semua fitur elektrikal, mulai dari lampu utama, lampu sein, klakson, hingga electric starter. Periksa juga panel instrumen atau speedometer. Pastikan semua jarum penunjuk atau layar digital berfungsi normal.
Catat juga angka kilometer atau jarak tempuh motor tersebut. Meskipun angka ini bisa dimanipulasi oleh oknum nakal, Anda bisa membandingkannya dengan kondisi fisik motor. Jika angka kilometer rendah tetapi karet pedal rem atau ban sudah botak, Anda patut mencurigai keaslian angka tersebut.
6. Pantau Kondisi Oli dan Riwayat Servis
Oli adalah darah bagi mesin kendaraan. Anda bisa mengecek kualitas oli melalui stik pengukur (dipstick). Jika oli terlihat sangat hitam pekat, kental, atau bahkan berkerak, berarti pemilik sebelumnya sangat malas melakukan perawatan rutin.
Jika memungkinkan, mintalah buku servis resmi atau bukti perawatan berkala. Riwayat servis yang tercatat dengan baik di bengkel resmi memberikan jaminan ekstra bahwa motor tersebut mendapatkan penanganan teknis yang standar dan suku cadang orisinal.
7. Sesuaikan Jenis Motor dengan Kebutuhan Harian
Tips terakhir adalah memilih jenis motor yang tepat. Anda harus menentukan apakah membutuhkan motor matic atau motor bebek. Motor matic menawarkan kepraktisan luar biasa untuk membelah kemacetan kota besar, namun membutuhkan perawatan transmisi (CVT) yang lebih intens.