finnews.id – Momen Idul Adha identik dengan hidangan berbahan daging sapi maupun kambing yang menggugah selera. Sate, gulai, tongseng, rendang, hingga sop daging sering hadir berturut-turut selama beberapa hari. Namun di balik kenikmatan tersebut, ada sejumlah kondisi kesehatan yang kerap kambuh setelah pola makan berubah drastis.
Tidak sedikit orang mulai mengeluhkan nyeri sendi, tekanan darah naik, kolesterol tinggi, hingga gangguan pencernaan setelah terlalu banyak mengonsumsi makanan tinggi lemak dan protein. Kondisi ini bisa terjadi karena tubuh menerima asupan yang jauh lebih berat dibanding hari biasa.
Berikut beberapa penyakit dan gangguan kesehatan yang paling sering kambuh saat momen Idul Adha.
Asam Urat
Asam urat menjadi salah satu keluhan paling umum setelah Idul Adha. Konsumsi daging merah dan jeroan dalam jumlah besar dapat meningkatkan kadar purin dalam tubuh. Saat purin dipecah, tubuh menghasilkan asam urat yang dapat menumpuk di persendian.
Gejalanya meliputi:
- Nyeri mendadak pada sendi
- Bengkak dan kemerahan
- Sendi terasa panas
- Sulit berjalan atau bergerak
Bagian yang paling sering terkena adalah jempol kaki, lutut, dan pergelangan kaki.
Kolesterol Tinggi
Hidangan bersantan dan berlemak dapat memicu kenaikan kolesterol jahat atau LDL. Jika terjadi terus-menerus, kondisi ini dapat meningkatkan risiko penyakit jantung dan stroke.
Menurut American Heart Association, konsumsi lemak jenuh berlebihan dapat meningkatkan kadar kolesterol dalam darah yang berbahaya bagi kesehatan pembuluh darah.
Baca Juga
Darah Tinggi
Tekanan darah sering naik setelah Idul Adha karena makanan tinggi garam, santan, dan lemak. Kurangnya aktivitas fisik serta kebiasaan makan berlebihan juga ikut memperburuk kondisi ini.
Gejala yang sering muncul antara lain:
- Sakit kepala
- Leher terasa tegang
- Pusing
- Tubuh mudah lelah
Pada sebagian orang, hipertensi bahkan tidak menimbulkan gejala sehingga sering terlambat disadari.
Maag dan Asam Lambung
Pola makan yang tidak teratur selama hari raya dapat memicu gangguan lambung. Makanan pedas, berlemak, dan konsumsi kopi berlebihan juga sering memperparah kondisi ini.
Gejalanya meliputi: