Finnews.id – Viral Dunia maya kembali dihebohkan dengan kreativitas tanpa batas dari para kreator konten lokal. Kali ini, serial legendaris era 90-an, Kera Sakti (Journey to the West), mendadak viral setelah mendapatkan “remake” versi parodi yang diadopsi ke dalam tongkrongan populer anak muda masa kini: Marapthon (geng/sirkel konten kreator yang digawangi oleh Reza Arap, Aloy, Bravy, dkk).

Menggunakan teknologi kecerdasan buatan (AI) untuk mengubah wajah dan suara para pemerannya, video pendek parodi ini sukses mengocok perut netizen hingga ditonton jutaan kali di berbagai platform seperti TikTok, Instagram, dan Facebook.

Sinopsis Kocak: Ujian Spiritual yang Berubah Jadi Komedi Tongkrongan
Jika dalam kisah aslinya Sun Wukong dan kawan-kawan harus melewati 81 ujian berat demi mengambil kitab suci ke Barat, di versi Marapthon ini ujiannya terasa jauh lebih “lokal” dan penuh dengan komedi internal khas mereka.

  • Sun Wukong (Raja Kera): Karakter utama yang biasanya lincah dan temperamental, di versi ini justru diisi oleh persona yang akrab di telinga penonton Marapthon. Ketegasan sang Raja Kera digantikan dengan celetukan-celetukan sarkas khas sirkel mereka.
  • Biksu Tong Sanzang: Sang guru yang biasanya tenang dan berwibawa, di video parodi buatan kreator seperti Riza Taqwa di Facebook justru terlihat pasrah menghadapi kelakuan murid-muridnya yang ajaib.
  • Cu Pat Kai dan Sha Wujing: Dua karakter ini tidak kalah mencuri perhatian. Dengan editan AI yang mulus, ekspresi merana Cu Pat Kai saat merindukan Chang’e berubah menjadi lelucon yang sangat relate dengan candaan anak zaman sekarang.

Reaksi Netizen: “Enggak Kuat Lihat Aloy!”
Kreativitas konten ini langsung memicu gelombang tawa dari netizen. Banyak yang menyoroti bagaimana AI bisa memadukan visual sinematik kolosal Kera Sakti dengan wajah-wajah familier para streamer Marapthon.