Mesin Baru Yamaha Belum Siap Dipakai

Quartararo juga memastikan Yamaha belum membawa pembaruan mesin terbaru dalam tes Catalunya. Bahkan motor yang digunakan disebut memakai mesin lama dengan jarak tempuh tinggi.

“Tidak ada mesin baru. Kami memakai mesin lama dengan mileage tinggi. Itu juga terlihat dari top speed kami,” ungkapnya.

Pernyataan tersebut menjadi sinyal bahwa proyek V4 Yamaha masih membutuhkan waktu sebelum benar-benar kompetitif melawan Ducati, KTM, maupun Aprilia.

Situasi ini bisa menjadi tantangan besar bagi Yamaha karena seri berikutnya akan digelar di sirkuit Mugello Circuit, trek dengan lintasan lurus tercepat dalam kalender MotoGP.

Yamaha Masih Berusaha Cari Arah Pengembangan

Walau belum menunjukkan hasil besar, tes Catalunya tetap memberi gambaran arah pengembangan Yamaha untuk musim depan. Fokus mereka kini tampak lebih mengutamakan stabilitas dan feeling depan motor sebelum benar-benar mengejar performa penuh dari mesin V4 baru.

Quartararo pun terlihat realistis melihat situasi saat ini. Ia menegaskan Yamaha masih berada dalam tahap mencari fondasi terbaik sebelum melakukan langkah lebih agresif dalam pengembangan.

Jika masalah top speed belum teratasi di Mugello nanti, Yamaha kemungkinan kembali kesulitan bersaing melawan motor-motor dengan tenaga besar di sektor straight.

Penutup

Tes Catalunya menunjukkan Yamaha mulai menemukan arah aerodinamika yang lebih nyaman bagi Quartararo, terutama lewat pendekatan wing model lama yang dianggap memberi feeling lebih baik. Namun di sisi lain, kelemahan utama motor V4 Yamaha masih belum berubah, terutama soal kecepatan puncak.

Dengan MotoGP Mugello di depan mata, tantangan Yamaha dipastikan semakin berat karena karakter sirkuit Italia sangat mengandalkan akselerasi dan top speed. Jika pembaruan mesin belum siap, Quartararo kemungkinan kembali harus mengandalkan kemampuan braking dan corner speed untuk tetap kompetitif.

Referensi:

  • Crash.net — “Fabio Quartararo gives verdict on new Yamaha V4 wing”