Untuk komposisi tim, tim tamu dipastikan tampil pincang karena kehilangan sejumlah pilar penting.
Pelatih Johnny Jansen mengonfirmasi bahwa Reyner Barusu, Brandon Wilson, dan Diego Campos harus absen akibat dibekap cedera.
Selain itu, lini tengah mereka makin tergerus lantaran Tim Receveur terkena sanksi larangan bertanding.
Di sisi lain, Dewa United siap turun dengan kekuatan penuh, mengandalkan kreativitas Alexis Messidoro serta ketajaman trio lini depan mereka yang diisi oleh Egy Maulana Fikri, Alex Martins, dan Taisei Marukawa.
Perkiraan Susunan Pemain
- Dewa United (4-3-3):
Sonny Stevens; Johnathan, Damion Lowe, Nick Kuipers, Edo Febriansyah; Ricky Kambuaya, Ivar Jenner, Alexis Messidoro; Egy Maulana Fikri, Alex Martins, Taisei Marukawa.
Pelatih: Jan Olde Riekerink - Bali United (4-3-3):
Mike Hauptmeijer; Thijmen Goppel, Joao Ferrari, Kadek Arel, Ricky Fajrin; Brandon Wilson, Kadek Agung, Teppei Yachida; Rahmat Arjuna, Boris Kopitovic, Irfan Jaya.
Pelatih: Johnny Jansen
Kesan Unik Johnny Jansen Terhadap Sepak Bola Indonesia
Menjelang laga terakhirnya musim ini sebelum bertolak ke Belanda untuk berlibur bersama keluarga, pelatih Bali United, Johnny Jansen, membagikan pandangannya mengenai atmosfer sepak bola tanah air.
Mantan arsitek PEC Zwolle ini mengaku sangat terkesan dengan gairah dan emosi yang ditunjukkan oleh para suporter di Indonesia.
Namun, Jansen juga tidak ragu menyoroti beberapa kebiasaan unik di lapangan yang jarang ia temui di Eropa. Salah satunya adalah intensitas protes para pemain terhadap keputusan pengadil lapangan.
Ia mengamati bahwa duel dan keluhan kepada wasit seolah sudah menjadi realitas yang tidak terpisahkan dalam setiap pertandingan di sini.
Selain masalah internal di lapangan, Jansen juga menyoroti taktik permainan tim-tim lokal yang dinilainya sering kehilangan struktur organisasi permainan saat memasuki menit-menit akhir.
Hal inilah yang menurutnya membuat pertandingan di Indonesia sering kali menyajikan gol-gol dramatis di penghujung laga karena jarak antarlini yang terlalu longgar.