finnews.id – Juara dunia Formula 1 2025, Lando Norris, mulai membuka peluang untuk menjajal ajang balap legendaris Le Mans 24 Hours di masa depan. Keinginan itu muncul setelah McLaren resmi mengumumkan proyek besar mereka untuk kembali ke World Endurance Championship (WEC) pada musim 2027.
McLaren bahkan telah memperlihatkan hypercar terbaru yang akan digunakan untuk bertarung di kelas utama WEC sekaligus tampil di balapan ikonik Le Mans 24 Hours. Langkah ini langsung memunculkan spekulasi mengenai siapa saja pembalap yang akan memperkuat proyek ambisius tersebut, termasuk Norris sendiri.
Dalam wawancara yang diunggah melalui kanal resmi McLaren, Norris mengaku masih memiliki banyak target di dunia motorsport selain Formula 1. Salah satu impian terbesarnya adalah tampil di Le Mans bersama tim yang membesarkan namanya.
“Sekarang McLaren ikut Le Mans, mungkin suatu hari nanti saya ingin mencoba balapan itu,” ujar Norris.
Pembalap asal Inggris tersebut menilai dirinya masih cukup muda untuk mengeksplorasi berbagai tantangan baru di dunia balap. Meski saat ini fokus utamanya tetap berada di Formula 1, Norris tidak menutup kemungkinan untuk mengikuti jejak banyak legenda motorsport yang pernah mencoba balapan ketahanan.
McLaren Bangun Ambisi Baru di WEC
Kembalinya McLaren ke ajang endurance racing menjadi salah satu proyek terbesar mereka dalam beberapa tahun terakhir. Tim asal Inggris itu memiliki sejarah spesial di Le Mans karena pernah memenangkan triple crown motorsport, yakni Monaco Grand Prix, Indianapolis 500, dan Le Mans 24 Hours.
Prestasi tersebut membuat McLaren menjadi salah satu nama paling legendaris dalam sejarah balap dunia.
CEO McLaren Racing, Zak Brown, bahkan mengakui bahwa dirinya sudah berbicara langsung dengan Norris dan rekan setimnya, Oscar Piastri, mengenai peluang tampil di Le Mans.
Menurut Brown, kedua pembalap muda McLaren itu sama-sama tertarik merasakan atmosfer balapan 24 jam yang terkenal sangat menantang secara fisik maupun mental.
Meski begitu, Brown juga memberi sinyal bahwa Norris kemungkinan tidak akan langsung masuk ke program utama Hypercar McLaren dalam waktu dekat. Fokus utama Norris masih berada di Formula 1, terutama untuk mempertahankan gelar juara dunia yang ia raih musim lalu.